Warga Karimunjawa Bersyukur Terima Bantuan Sembako
JEPARA[Berlianmedia] Â – Warga Karimunjawa telah menerima bantuan sembako yang dikirim dari Semarang menggunakan KM Kelimutu, Sabtu (31/12/2022). Bantuan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Jepara tersebut setidaknya bisa mencukupi kebutuhan hingga kondisi cuaca ekstrem kembali normal.
Warga bersyukur menerima bantuan berupa 2 ton beras, 5.700 liter minyak, 5.700 kg gula, 2.000 kg telur, serta sayuran. Diharapkan bantuan sembako itu dapat bermanfaat bagi masyarakat Karimunjawa yang terdampak cuaca ekstrem.
Salah seorang penerima bantuan, Jumaliyah (32) warga Desa Kemujan, sangat bersyukur mendapatkan bantuan tersebut. Bantuan itu merupakan solusi bagi masyarakat Kemujan dan Karimunjawa karena satu pekan ini sulit mendapatkan sembako.
“Saya mewakili warga Kemujan, Karimunjawa, mengenai sembako yang diberikan ini alhamdulillah sudah sampai kepada warga Kemujan. Terima kasih banyak karena sudah memberikan solusi kepada warga Kemujan yang sudah satu pekan terdampak gelombang tinggi dan angin sehingga BBM, LPG, dan sembako menipis,” ujarnya.
Senada, Sumarto (60), warga Desa Karimunjawa menuturkan, bantuan sembako tersebut sangat penting bagi masyarakat Karimunjawa. Sebab masyarakat Karimunjawa mulai kesulitan mendapatkan sembako di pasar sebagai dampak cuaca ektrem. Stok sembako mulai menipis lantaran tidak ada pasokan yang masuk akibat gelombang tinggi.
“Kami sebagai masyarakat berterima kasih atas bantuan sembako dari instansi terkait, khususnya Gubernur (Ganjar Pranowo) dan Bupati. Masalah sembako ini sangat penting sekali bagi masyarakat terdampak cuaca ekstrem ini. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Karimunjawa,”tuturnya.
Sedangkan Penjabat Bupati Jepara, Edi Supriyanta mengatakan, sedianua penyerahan bantuan sembako secara simbolis dilakukan langsung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menko PMK Muhadjir Effendy. Namun hal itu urung dilakukan karena rombongan tidak bisa terbang ke Karimunjawa akibat cuaca buruk.
“Pak Gubernur dan Pak Menko PMK tidak bisa datang karena cuaca tidak bagus dan semua penerbangan dari Semarang dipending termasuk ke Karimunjawa. Jadi kami yang mewakili menyerahkan bantuan ini kepada masyarakat,” ujar Edi saat menyerahkan bantuan di Bandara Dewadaru dan Kantor Kecamatan Karimunjawa, Sabtu (31/12).
Sementara itu, Camat Karimunjawa, Muslikhin menuturkan, bantuan yang diterima itu cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepulauan Karimunjawa. Setidaknya sampai cuaca membaik dan transportasi ke Karimunjawa berjalan lancar. Total penduduk Karimunjawa yang terdampak berjumlah 3.671 keluarga yang tersebar di empat desa dari lima pulau berpenghuni.
“Terima kasih kepada pemerintah pusat, Gubernur Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Jepara yang memberikan bantuan kepada masyarakat Karimunjawa yang sementara ini terisolasi dari transportasi. Mudah-mudahan bisa manfaat, mengurangi beban masyarakat,” tuturnya.


