Latkatpuan K-9 SAR Cadaver Tingkat Polda Jateng Digelar di Salatiga
SALATIGA [Berlianmedia]— Dalam upaya meningkatkan kemampuan teknis dan taktis personel, kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) K-9 SAR Cadaver tingkat Polda Jawa Tengah, resmi digelar di Pendopo Widya Qasana Tribrata Polres Salatiga, Kamis (17/4).
Kegiatan ini diikuti oleh personel Unit K-9 dari jajaran Polda Jawa Tengah, bekerja sama dengan Unit K-9 SAR Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri, sebagai bagian dari upaya penguatan profesionalisme dalam penanganan pencarian korban, khususnya dalam kondisi bencana maupun situasi darurat.
Dalam sambutannya, Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan ucapan selamat datang, kepada Dirsamapta Polda Jawa Tengah, para Pejabat Utama Dirsamapta, para Kasat Samapta jajaran, serta seluruh peserta pelatihan yang hadir.
“Selamat datang di Kota Salatiga. Kami merasa bangga dapat menjadi tuan rumah kegiatan Latkatpuan K-9 ini. Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan personel Polri dalam menghadapi berbagai situasi kontinjensi,” sambut AKBP Ade Papa Rihi.
Sementara itu dari Ditpolsatwa Baharkam Polri, yang disampaikan oleh Iptu Eramus Helmi, menekankan pentingnya peningkatan kemampuan anjing pelacak (K-9), khususnya dalam fungsi SAR cadaver, guna mendukung tugas kepolisian dalam operasi kemanusiaan.
“Kemampuan K-9 dalam mendeteksi korban sangat krusial, terutama pada kondisi bencana alam maupun kejadian khusus. Oleh karena itu, latihan ini diharapkan mampu meningkatkan sinergitas antara handler dan anjing pelacak agar lebih optimal di lapangan,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, Dirsamapta Polda Jateng Kombes Pol Dr. Risto Samodra, S.Sos., S.I.K., S.H., M.H. menegaskan, bahwa kegiatan Latkatpuan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga profesionalitas serta kesiapan operasional personel.
“Latihan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi merupakan investasi kemampuan yang harus terus diasah. Dengan kemampuan K-9 yang terlatih dan responsif, diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam tugas-tugas kemanusiaan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri,” tegasnya.
Kegiatan Latkatpuan K-9 SAR Cadaver ini direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan, dengan berbagai materi pelatihan, meliputi teknik pencarian korban, peningkatan insting pelacakan serta simulasi penanganan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta mampu meningkatkan kompetensi serta memperkuat soliditas antar satuan, sehingga Polri semakin siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di masa mendatang.


