Ansor Grobogan Barat Gelar PKD Diklatsar, Dorong Penguatan Kepemimpinan Pemuda Berbasis Nilai Kebangsaan
GROBOGAN [Berlianmedia]— Komitmen membangun generasi muda yang tangguh, berintegritas dan berdaya saing kembali ditegaskan oleh Gerakan Pemuda Ansor. Melalui Pimpinan Anak Cabang (PAC) wilayah Grobogan Barat, kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Diklatsar resmi digelar di GOR Desa Jumo, Kecamatan Kedungjati, Jumat sore (17/4).
Kegiatan ini tidak sekadar seremoni pelatihan, melainkan bagian dari upaya strategis dalam memperkuat kapasitas pemuda, khususnya kader Ansor, agar mampu menghadapi tantangan sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang semakin kompleks.
Pembukaan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Muspika, tokoh agama, serta perwakilan legislatif. Hadir di antaranya Ketua Syuriah MWC NU Kedungjati KH Komarudin, anggota DPRD Kabupaten Grobogan dari Fraksi PKB H. Harnomo, S.H., Camat Kedungjati Kuspriyati, Kapolsek Kedungjati AKP Endro Suseno, Pj Kepala Desa Jumo Danny, serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan berbagai elemen masyarakat Nahdlatul Ulama.
Kehadiran lintas sektor ini menjadi indikator kuat bahwa pembinaan generasi muda tidak dapat berjalan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sipil.
Secara substansi, PKD Diklatsar ini dirancang bukan hanya sebagai pelatihan formal, tetapi juga sebagai ruang pembinaan menyeluruh, meliputi aspek mental, spiritual, hingga ideologis. Para peserta dibekali wawasan kepemimpinan, keorganisasian serta penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah sebagai fondasi gerakan.
Dalam sambutannya, H. Harnomo menegaskan pentingnya soliditas kader muda dalam menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus keutuhan bangsa.
“Bersama Ansor, kita kuatkan barisan untuk bangsa dan agama,” tegasnya.
Lebih jauh, kegiatan ini memiliki nilai advokatif yang kuat, yakni mendorong lahirnya kader-kader muda yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki kesadaran sosial, tanggung jawab kebangsaan serta komitmen terhadap nilai-nilai keagamaan yang moderat.
PKD Diklatsar ini, sekaligus menjadi momentum konsolidasi pemuda Nahdlatul Ulama di wilayah Grobogan Barat, dalam merespons tantangan zaman, mulai dari disrupsi sosial, radikalisme, hingga degradasi nilai di kalangan generasi muda.
Melalui kegiatan ini, Gerakan Pemuda Ansor menegaskan perannya sebagai garda depan dalam menyiapkan kepemimpinan masa depan yang berkarakter, inklusif, dan berorientasi pada keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


