Raih Medali Emas Asian Games, Amellya Disambut Pj Bupati Temanggung

TEMANGGUNG[Berlianmedia] – Penjabat Pj Bupati Temanggung Hary Agung Prabowo menyambut kepulangan Amellya Nur Sifa, atlet peraih medali emas cabang olahraga BMX Racing Asian Games Hangzhou, Cina 2023, di kampung halamannya Desa Wanutengah, Kecamatan Parakan.

Dara berusia 20 tahun itu menyumbangkan medali emas untuk Indonesia, di Asian Games 2023 melalui nomor woman’s individu moto run dan mengalahkan pembalap tuan rumah Quangquan Gu pada 1 Oktober 2023 lalu, di Sports Centre.

Alumnus SMA Negeri 1 Parakan ini berjaya dengan menorehkan catatan waktu 45,244 detik di run pertama meraih 4 poin, lalu 43,551 detik di run kedua tiga pon, dan dua poin di run terakhir dengan catatan waktu 43,958 detik.

Hary Agung Prabowo mengatakan telah mengenal Sifa sejak 10 tahun lalu, terutama sejak menjabat Ketua Pengkab Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kabupaten Temanggung. Sifa kecil sudah memperlihatkan bakat dan ketangguhannya di cabang olahraga sepeda, dan rajin berlatih.

Baca Juga:  Ribuan Mahasiswa Unjuk Rasa Tolak Revisi UU Pilkada di DPRD Jawa Tengah

“Sifa luar biasa, ternyata anak Temanggung bisa berprestasi di tingkat internasional. Saya bangga dan terharu. Saya tahu dia ulet, disiplin, tangguh, dan pelatihnya, Dayu juga luar biasa. Tidak main-main ternyata seorang anak dari Desa Wanutengah bisa meraih medali emas di Asian Games seluruh negara asia, mengharumkan nama Temanggung, menjadi orang Temanggung pertama yang meraih medali emas Asian Games,” ujarnya, Senin (9/10).

Hari Agung memastikan akan memberikan reward kepada Sifa. Dia menjanjikan, sirkuit yang ada di Parakan akan diperbaiki menjadi bertaraf nasional, sehingga dapat membangkitkan Sifa-Sifa yang lain untuk berprestasi. Keberhasilan Sifa ini, diharap bisa menjadi penyemangat bagi atlet cabor lain di Temanggung.

Sementara itu, Sifa menuturkan, persiapan untuk mengikuti ajang bergengsi ini telah dilakukannya selama dua tahun, dan ditambah latihan dua pekan di Turki.

Baca Juga:  Mbak Ita Dampingi Menpan RB Sidak Pelayanan Kesehatan di RSWN .

Persiapan selain track skill, juga fisik, dan mental. Ia merasa bersyukur bisa menjadi yang terbaik, meski harus berjuang keras mengalahkan rival beratnya dari Cina.

Anak pasangan Ahmad Jupri dan Margiyah ini sebelumnya juga sudah menjajal event kelas internasional, yakni World Cup Turki 2021, di Papendal Blesco, Columbia.

Dia mengawali pertandingan tingkat Kabupaten Temanggung saat usianya tujuh tahun.

“Harapan saya pribadi bisa mempertahankan prestasi ini dan semoga ada atlet-atlet lain (ikut berprestasi). Harapan kepada pemerintah sirkuit di sini ada yang standar nasional. Event terdekat ikut World Cup di Australia bulan Februari 2024,” tuturnya.

Pelatif Sifa, Dayu Prapa Sandi (33) menuturkan, telah melirik potensi Sifa sejak usia anak-anak, saat melihatnya berlatih di sirkuit. Dia kerap mengajak Sifa berlatih, hingga akhirnya meraih kejuaraan mulai tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.

Baca Juga:  Kinerja Positif di 2022, J Trust Bank Raih Indonesia Top Bank Award 2023

Ayah Sifa, Ahmad Jupri (47) mengaku bersyukur dengan raihan prestasi anak sulungnya ini. Ia mengakui ketekunan anaknya dalam berlatih, hingga akhirnya bisa menorehkan prestasi. Selain itu juga dukungan dari berbagai pihak, mulai pelatih, dari komunitas sepeda, hingga pemerintah.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!