Pajak Kendaraan Bermotor Masih Mendominasi Kontribusi PAD Jateng
SEMARANG[Berlianmedia] – Pajak kendaraan bermotor (pkb) menjadi salah satu penopang pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah Jateng.
“Penopang PAD paling dominan adalah dari penerimaan pajak kendaraan bermotor seperti bea balik nama,” ujar Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno, di sela-sela pembukaan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Kota Semarang, Rabu (18/10).
Menurutnya, pasca pandemi Covid-19, industru otomotif menjadi salah satu pengungkit perekonomian Jawa Tengah.
Melalui GIIAS ini diharapkan semakin meningkat didorong masyarakat tertarik melihat dan mencoba otomotif terbaru.
“Penjualan kendaraan bisa di Jateng semakin meningkat dan berdampak pada penerimaan pajak. Ajang ini sarana mempertemukan masyarakat Jawa Tengah dengan industri otomotif,” tuturnya.
Ketua Umum GAIKINDO Yohannes Nangoi menuturkan, Semarang menjadi tahun ke dua tuan rumah pameran GIIAS The Series 2023.
“Antusiasme dibandingkan tahun sebelumnya. Sekitar 30 merek inovasi dan teknologi terbaru. GIIAS turut berkontribusi mengembangkan industri otomotif Indonesia lebih dapat merata,” ujarnya.
Sekitar 30 merek peserta dari berbagai lini industri terdiri dari 14 merek kendaraan bermotor, 10 merek kendaraan penumpang dan empat merek kendaraan roda dua model terbaru. Di antaranya Chery, Daihatsu, Honda, Hyundai, KIA, Mazda, Mitsubishi Motors, Suzuki, Toyota, Wuling, Exotic, Pacific, Royal Enfield dan Yamaha.
Pengunjung dapat membeli tiket secara onsite di area pameran pada saat berkunjung dengan harga weekdays (Rabu-Jumat) sebesar Rp2.000 dan weekends (Sabtu-Minggu) Rp30.000.


