Mahasiswa Ilkom Udinus Luncurkan Campaign #YukSapaMbakIta

SEMARANG[Berlianmedia] – Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Ilkom) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang meluncurkan campaign #YukSapaMbakIta yang diawali dengan menyambut kanal aduan masyarakat Kota Semarang yaitu Sapa Mbak Ita.

Kegiata mahasiswa Udinus itu dengan mengusung konsep campaign aduan public, yang didukung oleh Pemkot Semarang, yang berlangsung di Tri Lomba Juang Semarang, Jumat (6/1) serta di Kota Lama, Minggui (8/1).

Dalam campaign mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus memperkenalkan kanal Sapa Mbak Ita sebagai rebranding dari kanal Lapor Hendi kepada masyarakat. Aduan publik Sapa Mbak Ita hadir sebagai jawaban atas keresahan yang dialami oleh masyarakat.

Campaign tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat agar menyalurkan aspirasi mereka melalui 5 kanal resmi pengaduan Sapa Mbak Ita.

Wulan Asih Setyarini SSos selaku Sub Koordinator Pengelolaan Aspirasi dan Informasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Semarang mengatakan pihaknya menyamput baik dan megapresiasi kiprah para mahasiswa Ilmu Komunikasi Udinus itu.

Baca Juga:  Polisi Amankan 1 Saksi, Terkait Pembunuhan Sadis Bos Air Isi Ulang

“Saya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada adik-adik dan juga pihak dari Udinus yang telah berinisiasi untuk melakukan kolaborasi dalam kegiatan belajar mengajar atau praktek yang kemudian dikolaborasikan dengan program-program pemerintah. Apalagi program Sapa Mbak Ita ini merupakan layanan pengaduan masyarakat yang baru saja di-launching yang memang kami masih perlu melakukan banyak sosialisasi, campaign, dan edukasi kepada masyarakat mengenai program layanan dan sistem pelayanan tersebut.” ujarnya.

Wulan menambahkan, campaign ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang mau memanfaatkan layanan aduan masyarakat ini, sehingga dapat memberikan kontribusi pembangunan kota melalui pengaduan-pengaduan atau laporan yang disampaikan melalui Sapa Mbak Ita

Dalam kegiatan campaign #YukSapaMbakIta berfokus pada pengenalan lima kanal pengaduan meliputi SMS 1708, Twitter @sapambakita, website: sapambakita.lapor.go.id, WhatsApp 08121500512 dan aplikasi Sapa Mbak Ita yang bisa didownload melalui Playstore. Laporan dan aduan yang dapat disampaikan melalui Sapa Mbak Ita.

Baca Juga:  Kuatkan Kolaborasi, Bawaslu Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Nasional

Laporan masyarakat tentunya yang berkaitan dengan pelayanan publik, kinerja pemerintah, serta pembangunan di Kota Semarang seperti infrastruktur, administrasi kependudukan, perhubungan, permukiman, pajak daerah, air dan tanah, kesehatan, sosial kemasyarakatan dan pendidikan..

Dita mahasiswi Unnes yang juga seorang pengunjung di Kota Lama mencoba menyampaikan keresahannya. “Kadang penerangan dijalan itu masih kurang, banyak jalan yang lampunya masih sedikit atau bahkan tidak ada lampunya jadi jalannya gelap” tuitur Dita.

Tak hanya pengunjung Kota Lama, street fotografer Kota Lama juga turut menyuarakan aspirasinya, harapannya dapat lebih baik lagi penataan kota Semarang ke depan.

“Semoga para pedagang yang ada di wilayah kota lama ini, bisa cepat mendapatkan tempat untuuk berdagang,” tuturnya.

Dalam mensosialisasikan peluncuran kanal aduan Sapa Mbak Ita, melalui campaign tersebut masyarakat diajak untuk bermain game dan masyarakat juga mendapatkan hadiah melalui campaign #YukSapaMbakIta yang sedang berlangsung.

Baca Juga:  Laga Pembuka BRI Liga 1 2024/2025, Persita Tangerang Bungkam PSIS Semarang  Persita 1-0

Banyak masyarakat yang memberikan respon positif pada campaign tersebut, karena mereka menganggap campaign ini dapat membantu warga untuk melaporkan keresahan yang dialami.

Hasil yang diperoleh dari campaign #YukSapaMbakIta menunjukkan perolehan terbanyak yang dikeluhkan oleh masyarakat Kota Semarang yaitu di bidang lingkungan dan infrastruktur.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!