Kaum Perempuan Didorong Tingkatkan Perannya di Politik

JEPARA[Berlianmedia] – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara Edy Sujatmiko mendorong kaum perempuan untuk meningkatkan perannya di ruang publik, termasuk politik. Pasalnya, meski merupakan kota kelahiran RA Kartini, Jepara belum mampu mengoptimalkan potensi mengisi kuota 30 persen perempuan di kursi legislatif.

“Ada kuota minimal 30% untuk perempuan, tapi di Jepara baru dipenuhi 14%,” ujar Edy saat membuka seminar dalam rangka peringatan Hari Kartini, di Pendapa RA Kartini, Kamis (13/4).

Menurutnya, untuk mengoptimalkan kuota tersebut, perempuan harus meningkatkan kualitas, kapasitas dan kompetensinya. Kemudian, partisipasi aktif dalam kontestasi politik.

Untuk itu, lanjutnya, mereka diminta mewarisi semangat perjuangan dan gagasan RA Kartini, untuk membawa Indonesia makin maju. Di DPRD Kabupaten Jepara periode 2019—2024, terdapat tujuh anggota dewan perempuan, dari 50 kursi.

Baca Juga:  Peringati Hari Jadi Ke-61, Kowad Kodam IV/Diponegoro Ziarah Di TMP Giri Tunggal

Terkait era digital, Edy mengingatkan pentingnya memanfaatkan perangkat komunikasi untuk hal-hal produktif, termasuk memberdayakan masyarakat.

“Bisa kita manfaatkan untuk mengontrol tumbuh kembang anak, pemberadayaan kelompok seperti PKK dan dasawisma, hingga berwirausaha,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, sekda juga mengajak peningkatan peran kaum perempuan dalam penanganan tengkes atau stunting, yakni dengan menekan prevalensi tersebut agar tinggal satu digit.

“Stunting masih mendapat perhatian pemerintah. Dalam tiga bulan ke depan, kita harus bisa menuntaskan prevalensi di 60 desa yang tersebar di lima kecamatan, menjadi nol stunting,” ujar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Jepara Moh Ali menuturkan, seminar yang diikuti puluhan peserta dari berbagai organisasi Wanita di Jepara, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan perempuan, agar lebih kreatif, inovatif, dan hebat dalam mengisi pembangunan.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!