Harlah Ke-73 Fatayat NU Jadi Ajang Peningkatan SDM

SUKOHARJO[Berlianmedia] – Puncak peringatan Harlah ke-73 Fatayat Nahdlatul Ulama digelar di Pendopo Graha Satya Praja (GSP) Kabupaten Sukoharjo dengan rangkaian acara Gebyar Lomba Peringatan Harlah ke-73 Fatayat NU.

Hadir mewakili Bupati Sukoharjo, Asisten I Sekda Sukoharjo Agustinus Setiyono, Forkopimda, pimpinan OPD, KNPI, jajaran PCNU Kabupaten Sukoharjo beserta badan otonomnya, AMAN Indonesia, Lembaga Percik, Ahad, (28/05).

Ketua PCNU Kiai Khomsun Nur Arif berpesan, sebagai kader fatayat harus terus beristiqomah dalam berkhidmat dan berfatayat serta ber-NU secara kaffah sehingga dapat menjaga jam’iyyah tetap berada dalam ridho Allah SWT.

“Khoirunnas anfauhum linnas. Setiap orang yang terbaik adalah orang yang bisa memberi kemanfaatan utk manusia yang lain apapun agamanya, apapun latar belakangnya, apapun jenis gendernya.” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Pelanggan Nasional, AXA Mandiri Ajak Nasabah Lebih Percaya Diri

Sementara Ketua PC Fatayat NU Siti Mutiah menambahkan, Fatayat NU didirikan pada 24 April 1950 dan pada usianya yang ke 73 tahun ini adalah usia yg matang, dimana sudah seharusnya menorehkan sejarah dan pengaruh luar biasa bagi masyarakat, agama, bangsa dan negara Kabupaten Sukoharjo .

“Di usia ke 73 tahun ini diharapkan anggotanya semakin banyak, semakin ngremboko, semakin dapat berkontribusi dan memberikan yang terbaik untuk menghidupkan organisasi perempuan muda NU,” ujarnya.

Ia menjelaskan, gebyar lomba ini sarat makna dan mewakili program kerja masing-masing bidang dalam kepengurusan diantaranya Lomba Senam yang merupakan Program Kerja Bidang Kesehatan dan Lingkungan Hidup, serta Lomba Hadrah dan Lomba Putri Fatayat yang merupakan program kerja Bidang Pendidikan dan Dakwah serta Sosial, Seni dan Budaya yang dapat mengembangkan diri serta potensi masing-masing kader Fatayat di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga:  JNE Serahkan Bantuan Kendaraan Perpus Keliling

Muslimah, lanjutnya, juga berkeinginan menerbitkan buku auto biografi yang berisikan profil perempuan hebat yang berkiprah untuk kemajuan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Sukoharjo dengan pengantar perempuan nomer satu di Sukoharjo yakni Bupati Sukoharjo, Ibu Etik Suryani.

Pemenang lomba diumumkan saat seremoni puncak acara diantaranya lomba Senam dimenangkan oleh PAC Fatayat NU Kecamatan Bulu, juara Lomba Putri Fatayat NU diraih PAC Fatayat NU Kecamatan Sukoharjo atas nama Roihatul Firdaus.

Pada hari sebelumnya, PC Fatayat NU menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Pemetaan Pola Gerakan Paham Ekstrimisme dan Radikalisme bagi Kelompok Perempuan Rentan di Kabupaten Sukoharjo.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!