Beberapa Kali Gagal, Sriyani Akhirnya Berhasil Ikut Mudik Gratis ke Wonogiri

JAKARTA[Berlianmedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menggelar program mudik gratis naik bus dari Jakarta ke daerah di Jateng. Adapun peserta mudik gratis dimulai dari titik keberangkatan di halaman Museum Purna Bhakti Pertiwi, TMII Jakarta Timur, Jakarta,  Senin (17/4).

Sekitar 212 bus disediakan untuk warga Jateng di Jakarta, dengan kapasitas 10.338 penumpang. Bus tersebut berasal dari bantuan Gubernur Jateng bersama Pemkab/ Pemkot, Bank Jateng, Jasa Raharja, dan RS Moewardi.

Sarikin, pemudik tujuan Kebumen mengatakan, dirinya sangat terbantu adanya mudik gratis ini.

“Sangat terbantu adanya mudik gratis. Penghasilannya minim. Sangat membantu,” ujarnya.

Sarikin menuturkan, untuk sekali melakukan perjalanan mudik bila tidak gratis, dia harus mengeluarkan uang sekitar Rp300.000. Padahal, dia harus balik ke Jakarta nantinya sekitar Rp600.000.

“Sangat senang adanya bantuan mudik gratis Lebaran,” tutur Sarikin.

Baca Juga:  Bidpropam Polda Jateng Pastikan Personel Pengamanan Sidang Paripurna Hak Angket DPRD Pati Bebas Senpi dan Bertugas Secara Humanis

Dia yang bekerja sebagai pramusaji di Jakarta ini biasa melakukan mudik setiap tahun. Sedangkan untuk mudik gratis sering ikut setiap tahun.

Sarikin berterima kasih kepada Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, karena kembali ikut mudik gratis tahun ini.

“Sangat membantu adanya mudik gratis ini, Pak Ganjar. Matur nuwun, terima kasih,” ujarnya.

Senada, Tarmi, pemudik tujuan Temanggung mengatakan mudik gratis ini sangat membantu dirinya selaku masyarakat kecil.

“Kalau tidak gratis, satu tiket, satu orang, bisa Rp500.000 bus biasa tujuan Temanggung. Mudik gratis sangat membantu banget.  Terima kasih, Pak Ganjar mudik gratis kepada rakyat kecil di Jakarta, pulang kampung ketemu keluarga di kampung. Terima kasih pak Ganjar,” ujarnya.

Ika Siti Kholifah, salah satu peserta mudik gratis Jateng ini mengaku senang bisa ikut program ini. Jadi dia bisa terbantu untuk mudik gratis.

Baca Juga:  Volume Puncak Arus Balik Menurun Ruas Tol Dibuka Kembali Dua Arah

“Terima kasih kepada Pak Ganjar jadi semuanya bisa terbantu ke kampung halamannya. Sudah dua kali ikutan (mudik Gratis Jateng). Sekali mudik bisa Rp1 juta, Rp2 juta. Adanya mudik gratis bisa hemat hingga Rp1 juta, Rp2 juta,” tutur pemudik tujuan Purbalingga.

Lafiani, peserta mudik asal Jepara juga senang karena bisa mudik gratis. Sebab kalau tidak gratis, dia harus mengeluarkan uang sekitar Rp1,5 juta untuk sekali perjalanan bersama suami dan anak.

Sriyani, peserta mudik asal Kabupaten Wonogiri sudah sejak lama mendambakan bisa ikut program mudik gratis. Sebelumnya, dia beberapa kali gagal ikut program.

“Alhamdulillah, bisa terlaksana. Mudah-mudahan, tahun besok ada lagi,” tuturnya.

Sriyani sangat terbantu hingga 80% dari seluruh pengeluaran yang harus dikeluarkan saat perjalanan mudik tidak gratis. Sebab, bila tidak gratis, dia harus merogoh kocek sekitar Rp550.000 untuk perjalanan Jakarta-Wonogiri. Sekali mudik dia bersama keluarga.

Baca Juga:  Warga Kecamatan Mijen Semarang Pertanyakan Ketegasan Satpol PP Membongkar Kios Tak Berijin

Ahmad Sochidi, pemudik asal Dukuhturi, Kabupaten Tegal menuturkan, adanya mudik gratis bisa berhemat hingga Rp2 juta. Saat ini, dia ikut mudik gratis bersama keluarganya.

“Alhamdulillah, sangat terbantu sekali. Karena perekonomian yang belum stabil. Saya sekali mudik kalau satu orang Rp400.000. Satu keluarga ada lima orang ya Rp2 juta. Sangat membantu,” tuturnya.

Sochidi mengaku setiap tahun melakukan perjalanan mudik ke Kabupaten Tegal. Sedangkan ikut mudik gratis, akunya, baru tahun ini, mengingat proses ikut mudik gratis sangat mudah.

“Kepada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Saya warga Tegal, merasa terbantu dan mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan segala langkah bapak (gubernur) dimudahkan, dan sukses selalu,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!