Wagub Minta Ipemi Jateng Dampingi UMKM yang Terkendala Bahasa Asing
SEMARANG[Berlianmedia] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen meminta Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (Ipemi) Jawa Tengah memberikan pendampingan lebih kepada para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Pendampingan bisa dilakukan bagi pelaku UMKM yang memiliki kendala dalam Bahasa, saat penawaran transaksi.
“Dengan demikian, pendampingan itu nanti apa saja yang perlu disampaikan, ditawarkan, itu bisa langsung direspon dengan cepat, dan itu akan menambah kepercayaan pengusaha dari luar negeri,” ujar Taj Yasin seusai menerima rombongan Ipemi Jateng, di ruang kerja Wagub, Kamis (3/11).
Taj Yasin menyambut baik adanya permintaan produk lokal Jateng dari luar negeri. Dia mencontohkan, adanya permintaan buah nanas Kabupaten Pemalang dari Uruguay.
Untuk itu, dia berharap organisasi pengusaha bisa membantu pemerintah dalam memberikan pendampingan, agar permintaan kerja sama itu bisa terus berlanjut dan berkembang.
Dia menambahkan, beberapa persoalan teknis harus diperhitungkan secara matang. Taj Yasin menyebut, mulai dari ketersediaan barang hingga pengemasan, perlu dioptimalkan agar tidak mengecewakan negara yang membeli.
“Ini harus diperhatikan, yang pertama, kuantitas, kualitas, dan kontinuitas atau keberlangsungan. Jangan hanya setelah MoU selesai, pengiriman pertama, setelah itu ada order kedua tidak bisa (memenuhi),” tuturnya.
Menyusul rencana Ipemi Jateng menjadi tuan rumah acara Perempuan Inspirasi Indonesia di Kementerian Perindustrian pada 7 Desember mendatang, Taj Yasin mendorong Ipemi Jateng mengenalkan produk lokal Jawa Tengah.
Bukan hanya kerajinan, namun juga kuliner, dan pariwisata. Bahkan Dia meminta agar Ipemi menata betul konsep acara yang benar-benar menawarkan pesona Jawa Tengah.


