Unisvet-Pemkab Demak Kerjasama Biayai Santri Kuliah di Perguruan Tinggi
SEMARANG[Berlianmedia] – Universitas Ivet (Unisvet) Semarang menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak untuk membiayai para santri yang akan melanjutkan studi ke perguruan tinggi setelah lulus dari pesantren.
Rektor Unisvet Dr Tri Leksono Prihandoko SKom, M PdbKonsbmengatakan kerja sama itu dikemas dalam program beasiswa santri. Sumber pendanaannya berasal dari dua pihak, Unisvet dan Pemkab Demak, komposisinya, masing-masing 50%.
“Detail teknis kerja sama sedang dimatangkan oleh tim, kesepakatan awal sudah dicapai adalah komposisi sumber pendanaan ditanggung bersama,” ujar Tri Leksono di Semarang, Jum’at (23/6).
Menurutnya, selain program siswa juga disepakati program-program yang berorientasi pada pengembangan berbagai kegiatan yang berbasis pada tri dharma perguruan tinggi.
Pemkab Demak, lanjutnya, saat ini memiliki berbagai program yang dapat disinergikan dengan program-program tri dharma Unisvet, di antaranya di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat.
Dia menambahkan, selama ini Unisvet, perguruan tinggi kelanjutan dari IKIP Veteran sudah menjalin kerja sama dengan Pemkab Demak menangani berbagai program, setelah beberapa lama berlangsung akan dikembangkan dan diperluas cakupannya.
Salah satu program baru itu, tutur Tri Leksono, adalah beasiswa untuk peserta didik pada lembaga pendidikan pesantren yakni santri yang jumlahnya besar sekali, namun usai merampungkan studi di pesantren menghadapi kendala ketika akan melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.
“Kami berupaya menjembatani agar potensi santri bisa terus dikembangkan dengan melanjutkan ke Unisvet, dari beberapa program studi yang ada para santri dapat memilih sesuai dengan kemampuan dan peminatannya,” tuturnya.
Ketua Yayasan Pembina IKIP Veteran Semarang KH Ahmad Su’udi mendorong para santri agar tidak berhenti belajar pada jenjang pendidikan formal setelah selesai menempuh studi di pesantren.
“Unisvet dengan pengalaman panjang mengelola pendidikan tinggi sejak berstatus IKIP pada 1967 siap menghantarkan santri menyongsong masa depan yang lebih cerah,” ujarnya.


