Tim Diklat PKP Ditjenpas Boyong Ilmu Dari Kegiatan Kerja Lapas Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] Ā – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang terima kunjungan tamu istimewa dari Tim Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan yang berjumlah 11 orang dalam rangka kegiatan Studi Banding, Kamis (21/09).
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Semarang Tri Saptono Sambudji menyambut baik kegiatan ini dengan membukakan pintu seluas-luasnya bagi peserta diklat PKP untuk belajar dan berbagi pengetahuan.
Dia menegaskan kegiatan kemandirian di kegiatan kerja ini merupakan bentuk kepedulian dan tugas kami sebagai lembaga pemasyarakatan untuk membina orang yang bermasalah terhadap hukum untukĀ berproses menjadi pribadi yang lebih baik.
āAlhamdulillah selama ini pelaksanaan berbagai kegiatan pembinaan kemandirian berjalan dengan baik. Ini adalah bentuk kepedulian dan menjunjung tinggi nilai humanisme dalam melakukan pembinaan karena itulah sebenarnya tugas kita sebagai petugas pemasyarakatan,ā ujar Tri Saptono.
Didampingi Kepala Bidang kegiatan Kerj, Susi Andriany bersama para Pejabat Struktural Lapas, Tim Diklat PKP yang dipimpin oleh Margaretha selaku Widyaiswara Madya berkesempatan melihat langsung kegiatan kemandirian di kegiatan kerja Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Bina Mandiri L’Pane Lapas Kelas I Semarang.
Mereka takjub akan banyaknya Unit Kerja yang berada di Bidang Kegiatan Kerja Lapas Kelas I Semarang, yang sekarang sudah resmi menjadi LPK Bina Mandiri L’Pane.
Tim Diklat begitu antusias untuk melihat berbagai Unit kerja yang ada, mulai dari Taman, Kaligrafi, Perikanan, Batik Tulis, penjahitan, Bakery,Ā Tahu isi, hingga ke Galeri Giatja. Tim Diklat juga sempat melakukan komunikasi dengan warga binaan terkait motivasi, kesan, dan darimana mereka belajar terkait dengan unit kerja yang ditekuni hingga menghasilkan produk yang sangat berkualitas.
“Dulu saya memang tidak mempunyai basic dalam membuat batik tulis seperti sekarang, namun dengan adanya kegiatan pelatihan dari bidang kegiatan kerja yang membawa instruktur yang sabar dalam mengajar sampai saya dan teman teman disini dapat menghasilkan karya seperti sekarang, saya sangat senang dapat mengikuti kegiatan kemandirian di Kegiatan Kerja,” tutur Ikhsan salah satu warga binaan yang bekerja di unit Batik.
Margaretha selaku Widyaiswara Madya dan pemimpin Tim Diklat PKP Ditjenpas menuturkan, kekagumannya terhadap hasil karya Warga Binaan yang mempunyai kualitas serta nilai jualnya yang mampu bersaing dengan karya-karya serupa yang di luar sana.
“Setelah saya berkeliling di berbagai unit sampai galeri saya sangat kagum dan puas dengan kreatifitas warga binaan Di Lapas Kelas I Semarang, misal pada saat saya masuk kedalam Unit Bakery saya ditawarkanĀ oleh Ibu Susi salah satu produk dari unit tersebut, rasanya sangat enak adonannya pas tingkat kekeringannya pas karena didalamnya masih terasa lembut. Saya juga memasuki galeri Kegiatan Kerja dan pandangan saya langsung tertarik dengan salah satu batik yang berada di wood display, kemudian saya putuskan untuk membeli batik tersebut.” ujar Margaretha.


