Terima Dubes UEA, Wagub Tawarkan Investasi Jateng

SEMARANG[Berlianmedia] – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja dari Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, Senin (19/12). Kunjungan itu dimanfaatkan wagub untuk mempromosikan potensi investasi di Jawa Tengah.

“Kami alhamdulillah pada 2021, Jateng mendapat predikat terbaik pertama dengan perolehan nilai 93,959, atas kinerja pelayanan terpadu satu pintu dan percepatan pelaksanaan berusaha, dari Kementerian Investasi,” tuturnya, di Kantor Gubernur.

Dia menambahkan, Jateng juga berhasil menaikkan pertumbuhan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 sebesar 3,32% pada 2021. Sebelumnya, pertumbuhan ekonomi Jateng sempat merosot pada angka -2,65%. Semester I/2022, pertumbuhan ekonomi Jateng sudah semakin baik, yakni 5,44%.

Pertumbuhan ekonomi ini, tutur Taj Yasin, tidak lepas dari keberhasilan realisasi investasi, baik dari penanaman modal dalam negeri, maupun penanaman modal asing. Pada semester I/2022, investasi yang masuk di Jateng mencapai Rp27,02 triliun. Nilai investasi itu diperkirakan akan terus meningkat hingga akhir tahun ini.

Baca Juga:  Hadapi Potensi Krisis Pangan, Jateng Siapkan Beras Jagung Untuk Cadangan Pangan

Menurut Taj Yasin, untuk penanaman modal asing, Jepang adalah negara yang nilai investasinya tertinggi di Jawa Tengah.

Berdasarkan data dari DPMPTSP Provinsi Jateng, periode triwulan III/ 2022, negeri sakura itu menanamkan investasi lebih dari US$777 juta. Selanjutnya pada posisi kedua ada negara Korea Selatan (US$298 juta lebih.

Menempati ranking ketiga investasi tertinggi adalah Singapura senilai US$235 juta. Posisi kunci atau peringkat 10 investasi terbesar di Jateng berasal dari negara Taiwan, dengan nilai US$31 juta.

“Ada Republik Tiongkok, ada Hongkong, ada Amerika Serikat, Swiss (Switzerland), ada Samoa Amerika, Malaysia, Taiwan dan masih banyak lainnya. Sementara, dari Uni Emirat Arab investasi di Jateng masih belum ada,” tutur Yaj Yasin.

Taj Yasin senang apabila Uni Emirat Arab berkenan bekerja sama dan menanamkan investasinya di Jawa Tengah. Ada banyak bidang yang bisa dikerjasamakan di antaranya pendidikan, pariwisata dan energi baru terbarukan.

Baca Juga:  Tinjau Terminal BBM Plumpang, Kapolri Pastikan Penanganan Pengungsi Terpenuhi

Dubes UEA Abdulla Salem Al Dhaheri menyambut positif tawaran Taj Yasin. Disebutkan, Uni Emirat Arab sebenarnya sudah menanamkan investasi di Indonesia sebesar US$32 miliar.

Uni Emirat Arab, lanjutnya, terbuka untuk melakukan investasi dan kerja sama di bidang apapun. Apalagi, populasi penduduk Jawa Tengah mewakili sekitar 13% penduduk di Indonesia. Namun, sebelum menanamkan investasi dan terjalin kerja sama, perlu ada kajian yang jelas.

“Kerja sama antara Uni Emirat Arab dengan Indonesia itu, dibuktikan dengan adanya penandatanganan kerja sama antara kedua belah pihak pada Juli 2022. Bahkan yang sudah terealisasi banyak sekali proyek-proyek yang sudah berjalan, hingga senilai US$ 4 miliar. Diharapkan nanti bisa mencapai US$100 miliar,” ujarnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!