Taruna Praja Utama IPDN Audiensi dengan GM FKPPI Kota Semarang, Dalami Peran Ormas dalam Implementasi Kebijakan Daerah
SEMARANG[Berlianmedia] – Tiga Taruna Praja Utama Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Jatinangor Sumedang Jawa Barat melaksanakan audiensi dengan pengurus PC 1101 Generasi Muda FKPPI (GM FKPPI) Kota Semarang. Kegiatan berlangsung di Kantor Sekretariat GM FKPPI, Jalan Srinindito Raya No. 33, Semarang, Selasa (21/1).
Audiensi ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat keberadaan dan kiprah GM FKPPI, sekaligus sebagai bagian dari kegiatan survei penelitian akademik yang menjadi salah satu syarat penyusunan skripsi Taruna Praja Utama IPDN.
Sekretaris PC 1101 GM FKPPI Kota Semarang, Dadang Abdurrahman, S.Kom, menjelaskan bahwa audiensi tersebut membahas implementasi peran organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Semarang, khususnya dalam kaitannya dengan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ormas.
“Implementasi peran ormas sejatinya sudah kami lakukan jauh sebelum lahirnya Perda Ormas. GM FKPPI sejak awal hadir sebagai mitra strategis pemerintah dan masyarakat,” ujar Dadang.

Ia juga memaparkan sejarah berdirinya GM FKPPI, struktur organisasi, hingga peran aktifnya dalam mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas sosial di Kota Semarang. Menurutnya, GM FKPPI Kota Semarang selama ini menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk jajaran TNI dan Polri, mulai dari tingkat Kodim, Polrestabes, hingga Polsek.
“Kami berupaya menjadi mitra aktif dan mitra produktif pemerintah, serta turut membantu menjaga keamanan dan kondusivitas Kota Semarang melalui sinergi lintas sektor,” tambahnya.
Audiensi tersebut diikuti oleh Abraham Putra Pangarsa, didampingi dua rekannya, Nazim Muhafiz Haq dan Ilham Fadil Revolvero. Abraham menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian mengenai implementasi kebijakan pemberdayaan ormas di Kota Semarang.
“Kami melakukan audiensi ke sejumlah ormas berdasarkan rekomendasi Kesbangpol Kota Semarang dan FKSB. GM FKPPI menjadi salah satu ormas yang direkomendasikan untuk diwawancarai, guna memahami lebih jauh sejarah berdiri, AD/ART, program kerja, legalitas, serta kiprahnya di masyarakat maupun pemerintahan,” ujar Abraham yang akrab disapa Bram.
Ia menambahkan, masing-masing taruna memiliki fokus penelitian yang berbeda. Ilham Fadil Revolvero meneliti tentang Koperasi Merah Putih, sementara Nazim Muhafiz Haq melakukan penelitian terkait Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Semarang.
“Melalui wawancara ini, kami berharap memperoleh data yang komprehensif sebagai pendukung penelitian skripsi kami,” pungkas Bram.
Sebelum audiensi berlangsung, Ketua PD XI GM FKPPI Jawa Tengah, H. Arna Agung Andrasmara, SE, MM, turut memberikan apresiasi atas kunjungan para Taruna Praja Utama IPDN. Ia juga memberikan wejangan dan motivasi terkait pentingnya memahami peran ormas dalam sistem pemerintahan serta pengabdian kepada masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan di IPDN.


