Taj Yasin Himbau Perangkat Desa Perketat Aturan Menginap

SEMARANG[Berlianmedia] – Masyarakat diminta terus waspada dengan kondisi lingkungan sekitar, mengingat kasus kejahatan masih saja terjadi menjelang Lebaran ini. Jika ada hal-hal yang mencurigakan, segera melapor kepada pihak berwenang.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan dengan metode yang tepat, Polisi berhasil menangkap ketiga pelaku di dua tempat berbeda dalam waktu relatif singkat.

Taj Yasin menyampaikan apresiasi terhadap aparat Kepolisian yang telah sigap menangani kasus perampokan yang terjadi di Cilacap.

Kendati begitu, Taj Yasin, menghimbau masyarakat agar senantiasa waspada dengan kondisi lingkungan sekitar, dan peka menyikapi adanya hal-hal yang mencurigakan.

Dia juga memerintahkan kepada jajaran perangkat desa, agar mengetatkan sistem lapor jika ada orang asing yang menginap. Menurutnya, hal itu patut dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga:  Pj Gubernur Jateng Minta Bank Jateng Lebih Inovatif

“Saya yakin di masyarakat pasti mengetahui siapa-siapa yang bermalam di daerahnya. Ini harus dilaporkan untuk menanggulangi masalah-masalah yang ada,” ujarnya saat menghadiri konferensi pers di lobi Markas Polda Jateng, Senin (3/4).

Pertemuan dengan media itu juga dalam rangka gelar kasus penangkapan tiga pelaku perampokan di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Kabupaten Cilacap oleh aparat Polda Jateng.

Sementara itu, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menuturkan, jajarannya mengamankan tiga pelaku bernama Buwang, Sugiono dan Iwan. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, Buwang diamankan di daerah Pandeglang, Banten. Sementara Sugiono dan Iwan diamankan di wilayah Oku Timur, Sumatra Selatan.

Agar kejadian serupa tidak terulang, Kapolda meminta masyarakat agar lebih waspada. Apalagi, lanjutnya, menjelang Lebaran diperkirakan tindak kejahatan akan meningkat.

Baca Juga:  Dukung Agustina-Iswar di Pilwakot Semarang Mas Wawan Dipecat PKB

Kapolda menghimbau masyarakat yang hendak mengambil uang baik di bank maupun ATM, agar meminta pengawalan dari pihak Kepolisian.

“Saya himbau kepada masyarakat. Kiranya dengan perkembangan situasi menjelang Lebaran, apabila mengambil uang di Bank kemudian di ATM, minta pengawalan polisi tanpa dipungut biaya,” tutur Kapolda.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!