Tahun Baru 2024, Ini Harapan Ita untuk Warga Semarang
SEMARANG[Berlianmedia] ā Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu bersama jajaran dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) melakukan pemantauan malam pergantian tahun, Minggu (31/12) malam.
Dia melakukan pemantauan arus kendaraan di beberapa Posko Terpadu di Kota Semarang.
Lokasi pertama yakni di Posko Terpadu Tugu Muda Semarang. Wali kota bersama Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar, melihat langsung rekayasa lalu lintas menggunakan Area Traffic Control System (ATCS).
āDi Pos Tugu Muda ini ada inovasi-inovasi terbaru dari Dishub. Di mana ada empat titik dari Dishub bisa memperingatkan masyarakat dalam berkendara bisa tertib berlalu lintas,ā ujar Ita panggilan akrab wali kota.
Akibat hujan, beberapa titik keramaian yang dipantau jajaran Forkompinda terlihat masih sepi.
āKota Lama tadi masih sepi, namun restoran sudah ramai, Simpanglima juga sudah ramai,ā tutur Ita.
Dia mengatakan jika di Posko Terpadu Tugu Muda, Dishub juga mempresentasikan jumlah pemudik selama libur Natal dan Tahun Baru 2024.
āRamai lancar, kita tahu tadi kapan puncak mudik, dan puncak balik diprediksi Senin (1/1) petang, nanti akan kita pantau lagi,ā tuturnya.
Sesuai arahan Kapolrestabes, tutur Ita, Dishub Kota Semarang diminta mengkoneksikan ATCS dengan CCTV yang ada di tingkat RT maupun RW, serta perusahaan agar bisa terintegrasi.
āDari 90 CCTV milik Dishub sudah ada 54 yang terkoneksi ATCS, tadi Pak Kapolrestabes minta yang masing kosong, bisa dikoneksikan dengan CCTV RT/RW ataupun swasta,ā ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ita juga mengucapkan selamat Tahun Baru 2024 kepada masyarakat. Dia berharap ke depan Pemkot Semarang lebih baik lagi dalam bisa melayani masyarakat, dan masyarakat lebih sejahtera.
āSemoga ke depan lebih baik lagi, semangat, sejahtera dan 2024 kita harus menjaga kondusifitas karena masuk tahun politik. Harapan kami masyarakat Kota Semarang lebih sejahtera,ā tuturnya.
Setelah dari Posko Terpadu Tugu Muda, rombongan melanjutkan perjalanan ke Kawasan Kota Lama, dan Gereja Blenduk Semarang. Pemantauan terakhir dilakukan di Kawasan Simpanglima dan berlanjut dengan monitoring secara zoom dengan Kapolri di Posko Simpanglima.


