Sungai Poitan Jadi Taman Edukasi Kebencanaan Anak Usia Dini

KLATEN[Berlianmedia] – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten menetapkan Sungai Poitan yang terletak di Desa Jagalan, Karangnongko, Klaten sebagai taman edukasi kebencanaan usia dini.

Sungai Poitan yang meraih juara tiga pengelolaan sungai terbaik tingkat Provinsi Jawa Tengah 2021, diharapkan tidak saja menjadi destinasi wisata, tapi juga sarana pendidikan dan membangun jiwa peduli sungai sedari usia dini.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sri Winoto mengatakan Sungai Poitan punya keunikan dan nilai lebih. Tidak saja jumlah relawan sungai yang banyak, tapi kualitas airnya yang bagus.

“Air sungai Poitan itu jernih karena bersumber mata air langsung. Jadi air mengalir setiap saat. Hebatnya lagi Komunitas Peduli Sungai atau KPS sangat banyak personelnya, hampir 100 relawan,” ujarnya, Rabu (5/10).

Baca Juga:  Revitalisasi Asrama Haji Donohudan Diperkirakan Telan Biaya Rp 179 M

Mantan Asisten Administrasi Umum Setda Klaten itu menambahkan, sudah ada 20 fasilitator terlatih yang nanti mengajarkan edukasi kebencanaan.

“TK Aisyiyah dan TK Pertiwi wilayah setempat akan diajak ke sungai Poitan. Jadi anak TK dan PAUD itu akan diperkenalkan pengurangan risiko bencana seperti penanganan banjir, sampah, peduli sungai, erupsi, gempa bumi, tanah longsor sampai bencana angin ribut. Termasuk penanganan kebakaran. Fasilitator di BPBD telah mendampingi di lapangan,” tuturnya.

Sri Winoto menambahkan, kalau taman edukasi sungai Poitan itu diyakini sebagai awalan dalam mendorong kepedulian sungai oleh masyarakat.

Menurutnya, banyak pihak yang akan dilibatkan dalam kerja kemanusiaan tersebut.

“Pemerintah tidak bisa sendiri menjaga sungai. Pembangunan kepedulian sungai harus melibatkan masyarakat. Contohnya ada komunitas Mama Cantik Arisan Pinggir Kali atau Macan Arli. Menurut saya ini kegiatan yang bagus. Ke depan kurikulum sungai bisa masuk kurikulum sekolah. Program ini yang terus kami dorong,” ujarnya.

Baca Juga:  Buat Warga Geger Pria Diduga ODGJ Panjat Tower Seluler Setinggi 50 Meter

Taman Edukasi Kebencanaan Sungai Poitan Karangnongko resmi dibuka Kamis (6/10). Adapun materi yang diberikan merupakan modul edukasi kebencanaan yang dirilis BPBD Klaten.

Dalam kesempatan tersebut, BPBD Klaten turut memberikan pelatihan bagi calon fasilitator edukasi kebencanaan yang merupakan kader pegiat lingkungan di Klaten.

“Fasilitator edukasi kebencanaan akan terus ditambah, seiring bertambahnya taman edukasi kebencanaan yang tersebar di wilayah Klaten. Untuk itu kami menggandeng banyak pihak, mulai dari pegiat lingkungan hingga pendidik,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!