Subhan dan Harwono Terima Bantuan dari Bupati Kudus
KUDUS[Berlianmedia] – Mendengar warganya Subhan (65) yang hidup memprihatinkan, Bupati Kudus Hartopo langsung menyambangi kediaman Subhan di Desa Burikan, Kecamatan Kota, Kamis (15/6).
Bupati merasa trenyuh dengan kondisi Subhan yang hidup sendiri. Hidupnya yang pas-pasan ditambah sakit mata yang diderita selama 11 tahun, semakin memprihatinkan. Diketahui, Subhan dan istrinya telah lama pisah rumah. Sampai sekarang, dia pun tak mengetahui keberadaan istrinya.
“Sabar nggih, Pak. Kami akan membantu semaksimal mungkin,” ujar bupati.
Pada kesempatan itu, bupati menyerahkan bantuan biaya hidup sebesar Rp6 juta. Selain itu, juga ada bantuan dari Dinsos P3AP2KB yang memberukan paket sembako untuk kehidupan sehari-hari Subhan. Beberapa kebutuhan lainnya seperti gas elpiji, juga akan dipenuhi bupati.
“Tadi Pak Subhan juga butuh gas elpiji, nanti akan kami bantu juga,” tuturnya.
Dia menambahkan, masyarakat dapat segera melaporkan, apabila ada warga kurang mampu yang butuh bantuan.
“Silakan hubungi saya lewat WA kalau ada warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Nomor WA saya juga terbuka untuk umum,” ujarnya
Tidak hanya memberikan bantuan kepada Subhan, bupati juga memberi bantuan kepada Harwono (56) warga Desa Tumpangkrasak, yang rumahnya ambruk setelah diguyur hujan deras semalaman, Selasa (12/6). Bantuan renovasi rumah senilai Rp17,5 juta dari Baznas dan bahan material bangunan dari BPBD Kudus, diserahkan oleh bupati.
Bupati menuturkan, konstruksi rumah Harwono memang rawan roboh. Menurutnya, kerangka rumah tidak kuat dan terlihat tidak dirancang dengan baik. Oleh karenanya, Hartopo meminta, dalam merenovasi rumah harus benar-benar dirancang dengan baik, agar tidak mudah ambruk.
“Memang terlihat kalau rumahnya rawan roboh. Jadi kami minta nanti konstruksi bangunannya dirancang dengan baik,” tuturnya.
Ketua Baznas Kudus Noor Badi mengatakan bantuan yang diberikan yang sifatnya insidental, seperti kejadian rumah ambruk di Tumpangkrasak maupun kebakaran di Loram Wetan.
“Kami bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Kudus untuk membantu korban bencana, terutama bagi warga kurang mampu,” ujarnya.


