Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Polres Semarang Gelar Gerakan Pangan Murah

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]- Dalam mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Polres Semarang menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah pada Rabu (6/8.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Keji Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang itu, dimulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dengan menyalurkan 1.5 ton beras.

Gerakan pangan murah ini dipantau langsung oleh jajaran Polres Semarang, nampak Kanit II Sat Reskrim IPDA Ardi Sanditya SH., MH, berada di lokasi serta dihadiri oleh Kepala Desa Keji Siswanto, perangkat desa dan warga masyarakat setempat.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, SIK., M.Si., disela kegiatan penanaman jagung di Ponpes Tahfidz Daarul Qur”an Keji, Ungaran menuturkan, kegiatan itu terbagi dalam dua kloter. Pada kloter pertama, sebanyak 200 sak beras SPHP ukuran 5 kilogram didistribusikan kepada masyarakat dengan harga terjangkau, yaitu Rp 57.500 per sak.

Baca Juga:  Menteri Nusron Imbau Pemda Kalteng Percepat Pemutakhiran Sertipikat Tanah untuk Cegah Tumpang Tindih

“Di pasaran harga beras per sak 5 Kg, sekitar Rp. 65.000 ,- hingga Rp. 75.000 ,- . Di kegiatan ini warga bisa membeli dengan harga Rp. 57.500 ,- dan semoga ini bisa meringankan masyarakat. Untuk pendistribusian kita bagi 2 kloter, masing masing kloter 200 sak beras 5 Kg dan kedua 100 sak. Sehingga total 300 sak beras atau sekitar 1,5 ton,” ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah strategis Polres Semarang untuk menjamin ketersediaan pangan pokok yang terjangkau di tengah fluktuasi harga dan pasokan.

“Gerakan pangan murah ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat, tetap memiliki akses terhadap beras dengan harga yang stabil dan terjangkau,” imbuhnya.

Warga menyambut kegiatan ini dengan antusias, Diah (35) misalnya, dirinya menyampaikan, kegiatan itu  tidak hanya membantu secara ekonomi, namun sangat meringankan masyarakat dalam memperoleh beras murah berkualitas.

Baca Juga:  Distinasi Lawang Sewu Akan Gelar Pengobatan Tradisional

“Di pasaran masih mahal, jadi kami tertolong dengan kegiatan ini. Dan kami ucapkan terima masih kepada Polres Semarang dan Kades Keji, sudah menyediakan dan memfasilitasi mendapat beras murah,” tuturnya.

Nampak setiap warga mendapat kesempatan maksimal 2 sak beras 5Kg dan antusias warga sangat luar biasa 1.5 Ton beras dapat di distribusikan ke masyarakat.

Polres Semarang menyatakan, akan terus mendukung program ketahanan pangan melalui kegiatan-kegiatan serupa di berbagai wilayah lain di Kabupaten Semarang.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!