Sambut HUT Ke 476 Kota Semarang, FKSB Gelar Pentas Seni dan Budaya

SEMARANG [Berlianmedia] – Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB) Kota Semarang bekerja sama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menggelar Pentas Seni dan Budaya serta Orasi Kebangsaan Ormas se-Kota Semarang dalam rangka menyambut hari jadi Kota Semarang ke-476.

Acara yang berlangsung di Halaman Wonderia, jalan Sriwijaya Semarang, Minggu (5/2) diawali dengan penampilan Tari Semarang Hebat oleh seniman-seniman Komunitas MUDA (Milenial Uri Uri Budaya).

Kegiatan Pentas Seni dan Budaya FKSB dihadiri Walikota Semarang Hevearita G Rahayu, Forkopimca Kecamatan Candisari, Ketua DPC NU Kota Semarang, Anansom, M Hum, Ketua FKSB Kota Semarang Dr H AM Juma’i SE MM, Kepala SMK Muhammadiyah 2 Semarang Nur Fahmi MAg, Kepala SMK Muhammadiyah 1 Semarang Lukman Hakim, MPd dan tamu undangan dari beberapa ormas yang tergabung di FKSB Semarang.

Baca Juga:  Ditemukan Meninggal, ABK KM Jaya Lumintu yang Hilang di Perairan Kragan

Walikota Semarang Hevearita G Rahayu mengatakan
pentas seni ini berkolaborasi antara Pemkot Semarang melalui Disporapar Kota Semarang, Kesbangpol Kota Semarang dengan FKSB Kota Semarang.

Menurutnya, ini satu kolaborasi yang tidak hanya melakukan kegiatan- kegiatan yang bersifat sosialisasi tetapi ini wujud ekspresi dari para ormas yang tergabung dalam FKSB.

Sebenarnya, lanjutnya, banyak yang mau ikut pentas. Ini menunjukan antusias para ormas dalam berperan aktif pada kegiatan seni budaya.

“Apa yang disampaikan ketua FKSB Mas Juma’i, para pengurus banyak di clusterkan sesuai dengan bidangnya masing-masing,” ujar Ita panggilan akrab Hevearita G Rahayu itu.

Dia menambahkan, karena ini masih awal 2023 sehingga masih banyak yang harus dikolaborasi. Dinas-dinas maupun kecamatan banyak anggaran untuk masalah pemberdayaan masyarakat terkait masalah pengentasan kemiskinan dan stunting.

Baca Juga:  Jokowi Blusukan ke Pasar Tradisional Boyolali

“Ini yang menjadi PR dari Bapak Presiden. Kami bersama-sama dengan Forkopimda harus bergerak untuk mensikapi empat pon yang mesti dilakukan yaitu pengensakian inflasi, ketahanan pangan, kemiskinan dan stunting,” tutur Ita.

Sematara itu, Ketua FKSB Kota Semarang AM Jumai menuturkan setelah pelantikan Pengurus FKSB, pihak siap menggelar sejumlah program, kali ini progam awal menggelar Pentas Seni dan Budaya bersama ormas-ormas anggota FKSB.

“Insya Allah progam lain segera menyusul. Saat ini pertumbuhan ormas di Kota Semarang luar biasa, mulai ormas struktural, ormas lokal yang baru mendaftarkan diri ke Kesbangpol salah satunya HWMI( Himpunan Wanita Mandiri Indonesia) yang anggotanya para janda muda” ujarnya.

Di sisi lain, menurut Juma’i, persoalan sosial di Kota Semarang dimana tingkat perceraian cukup tinggi saat ini hampir 300 orang.

Baca Juga:  Bolehkah Menjamak Shalat Tanpa Saf

Kondisi itu, lanjutnya, menimbulkan jumlah status janda muda terus bertambah, bahkan saat ini di Kota Semarang per tahun masuk di angka 3000-an,” tutur Jumai’i.

Dia menambahkan, salah satu penyebabnya adalah faktor ekonomi. Keberadaan ormas yang banyak ini sebagaimana diatur di UU Ormas berperan mengisi ruang dimana peran pemerintah ini kurang menjangkau terhadap lini lini tertentu. Disitulah tugas ormas Kota Semarang.

Juma’i mengatakan FKSB berkomitmen menjadi mitra aktif dan mitra produktif Pemerintah Kota Semarang sehingga dengan tagline ” Bergerak Bersama Membangun Kota Semarang” ini hal yang harus dulakukan.

Kegiatan pentas seni ini juga dimeriahkan pementasan kebudayaan yang ditampilkan oleh perwakilan dari beberapa ormas yang tergabung dalam FKSB Kota Semarang.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!