Ratusan Petani Brebes Peroleh Bantuan Pompa Air Berbahan Bakar Gas

BREBES[Berlianmedia] – Sebanyak 123 orang petani Brebes menerima bantuan pompa air berbahan bakar gas dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Brebes. Bantuan tersebut merupakan bagian dari program ketahanan energi nasional.

Penjabat Bupati Brebes yang diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan, M Furqon Amperawan mengatakan bantuan pompa air tersebut diharapkan dapat membantu petani untuk meningkatkan hasil panen melalui kebijakan diversifikasi energi, berupa penyediaan LPG dan mesin pompa air bagi petani sasaran yang melakukan usaha tani tanaman pangan atau hortikultura.

Program tersebut, lanjjutnya, merupakan program kemitraan Kementerian ESDM dengan Komisi VII DPR-RI. Alat yang diberikan terdiri dari mesin pompa air, converter kit, dan kelengkapan pemasangannya yang terdiri dari bracket, regulator, tabung LPG, selang hisap dan buang untuk petani sasaran.

Baca Juga:  Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali Layani 9 Pesawat Delegasi KTT ASEAN Ke-42

“Untuk itu, mewakili pemerintah kabupaten Brebes (saya) mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM dan Komisi VII DPR-RI atas program ini. (Bantuan ini) diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh para petani di kabupaten brebes, sehingga ke depan pada akhirnya mampu meningkatkan hasil yang lebih maksimal bagi para petani,” ujarnya.

Furqon berharap program konversi BBM ke BBG bisa terus berlanjut, sehingga seluruh petani yang ada di Kabupaten Brebes bisa merasakan bantuan serupa.

Sementara itu, Perwakilan Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementerian ESDM, Sabardiman menuturkan, selain untuk membantu ketersediaan air, bantuan pompa air berbahan gas tersebut juga sangat menguntungkan bagi petani. Pasalnya, alat tersebut jauh lebih hemat dibandingkan pompa berbahan bakar minyak.

Baca Juga:  Hadiri Jateng Halal Fair, Taj Yasin Dorong Optimalisasi Potensi Halal

“Dari hasil uji penggunaan, ternyata pompa air berbahan bakar gas ini lebih hemat 65% dibanding yang menggunakan solar atau bensin,” tutur Sabariman.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!