Ratusan Mitra Gelar Aksi Demo di Kantor Pusat Ninja Xpress

JAKARTA[Berlianmedia] – Ratusan orang yang tergabung dalam Serikat Mitra Ninja Xpress menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Pusat Ekspedisi Ninja Xpress di Gedung Menara Bidakara 2 Lantai 5 Jln Jendral Gatot Subroto Kav 71-73, Pancoran, Menteng Dalam, Jakarta Selatan Daerah, Selasa (27/9).

Mereka berdatangan dari berbagai daerah mencakup Mitra Ninja Xpress Jakarta, Bekasi, Tangerang, Bandung, Garut, Cirebon, Pekalongan, Soloraya, Semarang, Bogor dan kota lainnya.

Koordinator Mitra Ninja Xpress Eko mengatakan beberapa perwakilan Mitra Ninja Xpress sudah beberapa kali melakukan audiensi dengan pihak manajemen Ninja Xpress, namun tidak pernah menemukan titik temu.

ā€œPara mitra sudak merasa kesal karena audiensi dengan manajamen Nina Xpress tidak membuahkan hasil, hinga mereka sepakat menggalar aksi unjurasa itu,ā€ ujarnya.

Baca Juga:  Irwan Leokita Terima Banyak Aspirasi Konstituen di Reses Pertama DPRD Kota Semarang

Menurutnya, para mitra Ninja Xpress yang jumlah ratusan itu menuntut hapus skema komisi baru, komisi regular tetap tidak ada perubahan dan kembalikan kerugian mitra yang di korupsi pusat.

Selain itu, lanjutnya, mereka juga menuntut PPDP dan KPI, hapus sistem penghitungan PPDP dan KPI, bahkan menuntut pemecatan dan ganti oknum yang membuat sistem atau keputusan PPDP, KPI dan Singgle LEG.

Dia menuturkan membuat sistem atau keputusan PPDP, KPI dan Singgle LEG sangat merugikan para mitra yang nilai tidak sedikit, bahkan miiaran rupiah,.

Para mitra, tutur Eko, juga meminta klaim seller, penghapusan sistem klaim seller/registrasi seller dan jangan memaksakan mitra untuk bekerja di aplikasi yang sering eror (NINJA DRIVER)

Dia menambahkan sistem otomatis saat ada seller reuqeat pick up masuk ke sistem ninja terdekat tanpa klaim seller dan single leg dihapuskankan.

Baca Juga:  18 Anggota Damkar Kabupaten Semarang Jalani Pembaretan

Tidak hanya itu, menurutnya, mitra bisa scan paket dari marketplace di antaranya Tiktok, Blilbi dan Tokopedia ( open untuk wil lain seperti surabaya yang blm di open )

ā€œJangan memaksakan menggunakan aplikasi NINJA DRIVER YANG SERING ERROR, sebaiknya siapkan sistem yang akurat dan transparansi termasuk biaya pengiriman, sistem yang user friendly dan effisien bukan sebaliknya,ā€ tutur Eko.

Eko menambahkan namanya juga Password itu confidential, setelah di reset,Ā  mitra harus bisa merubahnya dan hanya mitra yang tahu passwordnya, sehingga kalau terjadi sesuatu mitra yg bertanggung jawab, bukan seperti sekarang direset pusat, mitra tidak bisa ubah dan mitra diminta tanggung jawab.

ā€œHal itu sangat merugikan dan memberatkan para mita Ninja Xpress diselueruh Indonesia, bahkan mereka berpotensi mengalami kerugian besar,ā€ ujar Eko.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!