Raih 2 Penghargaan, Baznas Sragen Juara Umum Baznas Jateng Award 2023

SEMARANG[Berlianmedia]  – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sragen berhasil meraih juara umum pada ajang Baznas Jateng Award 2023, mengalahkan Baznas Kabupaten Karanganyar yang pada ajang anugerah Baznas Jateng 2019 lalu meraih juara umum.

Penyerahan penghargaan disampaikan oleh Wagub Jateng KH Taj Yasin didampingi Ketua Baznas Jateng KH Ahmad Darodji dan Ketua Baznas RI, KH Noor Ahmad MA, di Grhadika Bakti Praja, Senin (28/8).

Pada ajang Baznas Award Jateng 2023 ini, pimpinan Baznas Jateng juga memberikan penghargaan kepada 10 kepala daerah yang dinilai mendorong dan memberikan suport kepada Baznas di daerahnya, sehingga bisa mendukung kinerja dalam pengumpulan zakat. Baznas Jateng juga memberikan penghargaan berupa karikatur bergambar Wagub dan istri.

Sepuluh kepala daerah yang mendapat penghargaan dari Baznas Jateng, Bupati Banyumas, Bupati Karanganyar, Walikota Tegal, Bupati Sragen, Bupati Pemalang, Walikota Semarang, Bupati Temanggung, Walikota Surakarta, Bupati Cilacap dan Bupati Kendal.

Ketua Baznas Jateng Dr KH Ahmad Darodji MSi mengatakan pemberian Award sebagai ajang apresiasi bagi Baznas dan UPZ agar semakin baik lagi. Pada awal 2014, lanjut KH Darodji, zakat yang diperoleh Jateng mencapai Rp2 miliar, tetapi tahun berikutnya terjadi lompatan-lompatan dari tahun ke tahun terus meningkat, mulai dari Rp8 miliar hingga 2023 ini ditarget mencapai Rp100 Miliar.

Baca Juga:  Cek Perbaikan Jalan Dempel, Ganjar Kejar-Kejaran Dengan Laporan Masyarakat

”Terima kasih kepada para pimpinan kepala daerah, para muzaki , dan para ASN dan non-ASN yang telah menyerahkan zakatnya kepada Baznas. Sesuai arahan Bapak Gubernur, agar dalam program pengentasan kemiskinan dikeroyok bareng-bareng, maka pentasyarufan zakat tidak hanya dilakukan sekadar distribusi konsumtif, tetapi dengan cara produktif dan pemberdayaan umat yang diharapkan mampu menyejahterakan masyarakat,” tutur Kiai Darodji pada penyerahan Baznas Jateng Award 2023 oitu.

Baznas Jateng, lanjutnya, sangat berterimakasih kepada Gubernur, karena selalu mendorong untuk lebih baik lagi. Bahkan Baznas Jateng bisa berhasil seperti saat ini ya atas dorongan Gubernur.

Kiai Darodji menambahkan, dulu Baznas Jateng hanya bisa mengumpulkan beberapa juta saja. Namun saat Ganjar memimpin, Baznas bisa mengumpulkan hingga puluhan miliar.

“Itu karena pak Ganjar yang mendukung semua kegiatan kami. Beliau buat aturan dengan sistem payroll, jadi potongan langsung dan para ASN setuju. Jadi jumlahnya meningkat dan kami yakin di 2023 nanti bisa mencapai Rp100 miliar,” ujarnya.

Baca Juga:  Kerajinan Alat Musik Bambu Semakin Diminati Pembeli

Selain program pemberdayaan umat, Baznas juga fokus pada pengentasan kemiskinan ekstrem dan penurunan angka stunting, sehingga Baznas menjadi lembaga utama sebagai pemberdayaan umat yang memiliki tagline mengubah mustahik menjadi muzaki.

Acara Baznas Award 2023 dihadiri para pimpinan Baznas Kabupaten/kota di Jateng, pimpinan OPD, sejumlah kepala daerah, Ketua Dewan Masjid Indonesia Jateng, dan sejumlah undangan. Gubernur Jateng Ganjar Pranowo hadir dan memberikan sambutan melalui daring, karena ada acara di Jakarta.

Ganjar mengapresiasi kinerja Baznas Jateng, karena selama ini Pemprov Jateng sangat terbantu dalam menuntaskan berbagai persoalan, utamanya mengentasan kemiskinan ekstrem, khususnya 17 daerah di Jateng yang masih memerlukan bantuan. Alhamdulillah dikeroyok bareng-bareng, sehingga kemiskinan semakin berkurang.

Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA juga mengapresiasi Baznas Provinsi dan Baznas Kabupaten/Kota atas prestasi yang diraih hingga 2023 ini. Seluruh pimpinan Baznas RI yang hadir ke-Jateng mengapresiasi atas prestasi Baznas Provinsi Jateng.

Karena prestasi yang dicapai perolehannya tahun ini. Pertama perolehannya cukup kuat ditargetkan Rp100 miliar untuk Provinsi, dan LAZ, dan Baznas Kabupaten/Kota ditargetkan Rp2,1 Triliun.

”Alhamdulillah sesuai dengan arahan Bapapk Presiden, kita keroyok bareng-bareng untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem ini melalui peran Baznas, sehingga diharapkan pada tahun 2024 mendatang sudah tidak ada lagi kemiskinan ekstrem di Jateng” tutur Noor Achmad.

Baca Juga:  Dandim 0736/Batang Resmikan Masjid Baiturrahman Desa Tragung

Tentu program lain, tutur Noor Achmad, Baznas juga menargetkan pemberdayaan umat. Untuk 2023 ini Baznas RI menargetkan Rp33 triliun. Dengan perolehan itu, diharapkan akan banyak masyarakat mendapat bantuan. Meskipun demikian, dalam perolehan zakat ini Baznas tetap berpegang pada aman regulasi, aman syar’i, aman NKRI.

Prinsip fiqih harus kita pegang teguh. Sebagai contoh, Baznas RI pernah mendapatkan zakat saham. Padahal zakat ini harus mendapatkan fatwa MUI, sehingga kalau ini diterima akan menjadi Baznas perdagangan.

”Ini yang tidak boleh, karena tidak aman regulasi. Oleh karena itu harus hati-hati, apalagi 2023 ini tahun politik,” ujarnya.

Noor Achmad juga mewanti-wanti kepada para pimpinan Baznas di daerah jangan ada kesan Baznas memungut, karena Baznas tidak lembaga yang memungut. Haram hukumnya apabila pimpinan Baznas meminta-minta.

”Namun jangan khawatir, orang yang mengurusi keagamaan adalah bagian yang diurusi Allah. Seperti halnya orang yang membangun masjid Insya Allah akan diurusi Allah SWT,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!