Pemkot Semarang Akan Bangun Rumah Susun Untuk Warga Perumahan Dinar Indah
SEMARANG[Berlianmedia] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai menyiapkan hunian pengganti bagi warga Perumahan Dinar Semarang yang dilanda bencana banjir.
Kepala Disperkim Kota Semarang Ali Hunian mengatakan pengganti itu akan dibangun untuk tempat tinggal karena selama ini Perumhan Dinar Indah sudah jadi daerah yang darurat banjir.
Dia menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu terkait pengajuan proposal untuk pembangunan rumah susun ke Pemerintah Pusat.
“Setelah surat turun dari Wali Kota Semarang, kami sudah mendaftarkan ke Pemerintah Pusat,” ujar Ali, Jumat (3/3).
Meneurutnya, untuk hunian pengganti itu, nantinya akan berbentuk rumah susun dan akan dibangun di tanah kosong daerah Rowosari milik Dinas Sosial.
“Rencananya akan direlokasi di wilayah Rowosari. Untuk wilayah Meteseh tidak ada tanah bengkok. Di sana ada tanah yang dulunya akan digunakan Dinsos tetapi tidak terpakai, luasan tanah sekitar 2 hektare,” tuturnya.
Ali menuturkan, rumah susun ini akan digunakan khusus warga terdampak banjir di wilayah Dinar Indah.
Memang saat ini, lanjutnya, Disperkim belum melakukan sosialisasi karena persiapan rencana pembangunan belum final.
“Untuk sementara ini hanya warga yang terdampak, mudah-mudahan bantuan dari pusat lebih dari beberapa twin blok, nantinya dapat digunakan untuk umum. Selain itu, juga dapat digunakan bila ada bencana yang lain, seperti tanah longsor,” ujarnya.
Dari pengajuan pembangunan itu, dia meminta 2 twin blok. Untuk 1 twin bloknya ada 44 unit dan sudah terdapat berbagai perkakas rumah tangga sehingga masyarakat bisa langsung menempati.
“Bukan pengajuan anggaran yang kita minta, tetapi unitnya. Bila anggaran pasti sulit. Kita targetkan di tahun ini,” tuturnya.


