Pelajar Putri Tewas Terlindas Truk di Tengaran, Kabupaten Semarang, Diduga Mendahului dari Kiri
KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]— Kecelakaan lalu lintas berat terjadi di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, di ruas jalan Boyolali–Salatiga, tepatnya di Jembatan Kalitanggi, Dusun Kaliwaru, yang menewaskan seorang pelajar putri, Sabtu (18/4) sekitar pukul 06.00 WIB
Korban bernama Luthfy Azka Nur Hasanah (17), warga Ampel, Boyolali. Ia mengendarai sepeda motor Honda Beat bernopol AD 5927 BED. Korban mengalami cedera kepala berat dan sempat dibawa ke RSUD Salatiga sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Kendaraan lain yang terlibat adalah truk Hino tronton bernopol B 9611 UEX, yang dikemudikan Muhamad Sadam, warga Sukabumi, Jawa Barat. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp4 juta.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban melaju dari arah Boyolali menuju Salatiga dengan kecepatan sedang dan berada di belakang truk. Setibanya di Jembatan Kalitanggi, korban berusaha mendahului dari sisi kiri. Saat proses mendahului, sepeda motor diduga oleng hingga korban terjatuh dan masuk ke kolong truk.
Pengemudi truk, Muhamad Sadam, yang juga menjadi saksi kejadian menyatakan, dirinya sudah melaju normal di lajurnya. Ia mengaku tidak melihat secara jelas saat sepeda motor mulai mendahului dari sisi kiri.
“Tiba-tiba motor sudah jatuh di samping kiri dan masuk ke bawah kendaraan. Jarak sudah sangat dekat, saya tidak sempat menghindar,” ujarnya.
Kasus ini kembali menegaskan, tingginya risiko kecelakaan pada pengendara muda. Data Korlantas Polri menunjukkan, mayoritas kecelakaan melibatkan sepeda motor dan dipicu faktor kelalaian pengendara.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengendara, untuk tidak mendahului dari kiri dan selalu menjaga jarak aman, terutama dengan kendaraan besar.


