M.Taufiq : Guru Boleh Purna Tugas, Namun Ilmunya Tak Pernah Pensiun

SEMARANG[Berlianmedia] –  Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti Auditorium SMA Negeri 4 Semarang, Jumat (31/10) siang. Seluruh guru dan karyawan berkumpul untuk memberikan penghormatan kepada Muhammad Taufiq,S.Pd guru Seni Budaya yang resmi memasuki masa purna tugas setelah lebih dari dua dekade mengabdi di dunia pendidikan.

Acara sederhana namun bermakna ini menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang seorang pendidik yang telah menorehkan banyak kenangan dan kontribusi bagi sekolah maupun peserta didik.

“Setiap masa ada orangnya, dan setiap orang ada masanya. Hari ini bukanlah perpisahan, tetapi bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian panjang seorang guru,” ujar Iis Islamiyah salah satu guru yang hadir membuka acara.

Dalam sambutannya, Muhammad Taufiq mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada seluruh keluarga besar SMA Negeri 4 Semarang yang selama ini telah memberikan dukungan dan kebersamaan selama masa tugasnya.

Baca Juga:  Tantangan dan Harapan Jurnalis dan Media Online di Tahun 2025

“Hari ini saya telah memasuki masa purna tugas. Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak sekolah atas apresiasi dan kerja sama selama ini. Dua puluh tahun tentu bukan waktu yang singkat untuk berbagi ilmu dan mendidik generasi muda,” ucap Taufiq.

Ia juga menambahkan pesan penuh makna yang menjadi refleksi bagi rekan-rekan sejawat:

“Seorang guru boleh pensiun dari tugas, namun tidak pernah berhenti menjadi sumber ilmu dan teladan bagi sesama.”

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Wiwin Sri Winarni, S.S, turut memberikan apresiasi atas dedikasi dan keteladanan M. Taufiq selama bertugas.

“Saya mengenal Pak Taufiq sebagai pribadi yang tenang, menyenangkan, dan berdedikasi. Terima kasih atas pengabdian dan prestasi yang telah diberikan bagi sekolah ini. Kami bersama keluarga besar SMA 4 mendoakan agar beliau tetap semangat berkarya meski di luar dunia pendidikan,” ujar Wiwin.

Baca Juga:  Angka Kecelakaan Masa Lebaran 2023 Alami Penurunan

Sementara itu, perwakilan rekan guru, Drs. Kiesmunadi, M.Pd, juga menyampaikan kesan dan pesan yang menggambarkan sosok M. Taufiq sebagai pribadi yang humoris dan gemar berbagi.

“Pak Taufiq bukan hanya rekan kerja, tetapi juga sahabat yang baik. Beliau selalu ringan tangan, suka berbagi, dan menjadi sosok yang menghidupkan suasana di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Acara purna tugas ini diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan serta sesi foto bersama, diiringi rasa haru dan bangga dari seluruh hadirin.

Purna tugas bukan akhir dari pengabdian, melainkan awal dari perjalanan baru untuk terus menebarkan manfaat. Semangat dan ketulusan M. Taufiq akan terus menjadi inspirasi bagi keluarga besar SMA Negeri 4 Semarang dan generasi pendidik berikutnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!