Lestarikan Kesenian Tradisional, Wong Jowo Ojo Ilang Jowone

WONOSOBO[Berlianmedia] –  DPRD Jateng akan mendorong perkembangan kesenian tradisional kembali terus dimunculkan lagi hingga diharapkan dapat lebih berkembang, setelah sempat terhenti akibat pandemi.

Kali ini DPRD Jateng ikut menggelar pentas kesenian tradisional dengan menampilkan Tari Topeng, yang digelarĀ  di Desa Simbarejo, Kecamatan Selomerto, Kabupaten Wonosobo, Sabtu (25/3).

Anggota Komisi A DPRD Provinsi Jateng Kholik Idris mengatakan bangga karena saat pementasan Tari Topeng banyak kaum muda Desa Simbarejo berperan di dalamnya. Artinya, kesenian tradisional di desa itu masih terjaga dengan baik karena semua kalangan masih bisa menikmati sekaligus melestarikannya.

Kholik meminta warga desa terus menjaga kesenian tradisional agar semakin berkembang, hingga dapat dipertahankan dan dilestarikan, bahkan inovasi bisa dilakukan oleh para seniman generasi muda.

Baca Juga:  Di Jawa Tengah, Puluhan Ribu Debitur Terima Penyaluran KUR Senilai Rp 361,36 Triliun

Dengan demikian, lanjutnya, kaum muda bisa ikut mengenal dengan baik kesenian tradisional di daerahnya.

Dihadapan ratusan Warga Desa Simbarejo, dia larut dalam kemeriahan gelaran kesenian ā€˜Tari Topeng.’

ā€œSemua bisa bersinergi dalam memajukan desanya. Mari kita bersama-sama membangun,ā€ ujarnya.

Menurutnya, tidak hanya warga di Desa Simbarejo, upaya ā€˜nguri-uri budaya’ itu tetap dilakukan desa-desa lainnya, sebagai upaua agar semua masyarakat tetap memiliki jatidiri bangsa.

ā€œWong Jowo ojo ilang Jowone. Jadi, semua bisa tahu kesenian dan tradisi yang dimiliki tiap daerahnya,ā€ tututnya.

KholikĀ  menuturkan, pagelaran kesenian ini merupakan salah satu momentum untuk membangkitkan kembali kesenian tradisional dan menjaga budaya bangsa Indonesia yang sarat dengan nilai-nilai kearifan lokal.

DPRD Jateng, tutur Kholik, berupaya ikutserta melestarikan kesenian tradisional dengan mendorong para seniman terutama para generasi muda kembali berkreasi pascapandemi. Bahkan selain membangkitkan kesenian tradisonal, juga membangkitkan perekonomian setempat.

Baca Juga:  Pangdam IV/Diponegoro Berangkatkan 1.046 Prajurit Ke Medan Latihan

ā€œDPRD akan membuat masyarakat senang, seniman senang dan pelaku UMKM senang ikut menikmati manfaatĀ  kegiatan pementasan kesenian tradisional hari ini,ā€ ujar Kholik.

Kholik menambahkan, kesenian tradisional seni tari Topeng berperan besar dalam mengembangkan kearifan lokal dan menjaga kesenian warisan leluhur, apalagi dengan melibatkan anak muda.

Kholik mengatakan DPRD Jateng sangat peduli terhadap kesenian tradisional daerah hingga akan terus didorong agar lebih berkembang hingan ke depan diharapkan tidak tergerus oleh seni budaya lain, atau semakin punah. (Anf)

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!