Lakukan Sujud Syukur Kemenangan Jaguar Simbol Semangat Persatuan dan Toleransi
SEMARANG [Berlianmedia]- Pengasuh Santri Ndalan Nusantara, Muchamad Nurul Huda melakukan sujud syukur bersama para santri dan tim pemenangan Jaguar (Jagoanku Agustin dan Iswar) di Posko Pemenangan Jl Prof Dr Cipto Semarang, Rabu malam (27/11).
Ulama muda yang akrab disapa Gus Huda itu sangat terharu, melihat angka kemenangan melalui real count dan quick count.
Walaupun bukan rekapitulasi resmi dari KPU, namun dengan selisih perolehan di kisaran 10 persen, jelas itu memberi sinyal kemenengan bagi Paslon 01 di ajang Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Semarang.
Dalam tausiyah tasyakuran itu, Gus Huda menyampaikan pandangannya penuh makna, yang menggugah semangat persatuan dan toleransi masyarakat.
Dengan adanya kemenangan pada hitung cepat ini, lanjutnya, hal itu merupakan langkah awal perjuangan bersama untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik.

“Kemenangan ini adalah awal dari perjuangan kita bersama. Tugas kita tidak berhenti di sini, tetapi justru dimulai dari sini. Kita harus mendampingi Ibu Agustin dan Pak Iswar dalam membangun Semarang menjadi lebih baik,” ujar pria yang populer melalui Konser Cinta ini.
Dirinya juga mengingatkan, bahwa kemenangan dalam hitung cepat ini, pasangan Agustin-Iswar bukan sekadar kemenangan politik, tetapi juga kemenangan moral untuk menjaga nilai-nilai toleransi di Kota Semarang.
“Semarang ini adalah miniatur Indonesia. Ketika kita menjaga keberagaman dan toleransi di Semarang, artinya kita juga menjaga toleransi di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tandasnya.
Gus Huda juga menyinggung, kaitan peran besar para relawan dan pendukung pasangan nomor urut 01, termasuk kontribusi mereka yang tidak terlihat di depan publik.
Pihaknya juga memuji solidaritas masyarakat dan menyebut, dukungan tersebut sebagai ladang pahala.
“Malam ini kita membuktikan, bahwa Kota Semarang mampu menjadi baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. Kemenangan ini adalah milik kita semua, dan insyaAllah diridhoi oleh Allah SWT,” tegasnya.
Gus Huda juga mengingatkan untuk tetap menjaga kerukunan dan tidak larut dalam euforia kemenangan.
Ia juga menyinggung pentingnya peran ulama dan tokoh agama dalam menjaga keharmonisan sosial, terutama di tengah keberagaman agama dan keyakinan di Kota Semarang.
“Seperti kata Umar bin Khattab, ketika sesuatu dianggap sempurna, maka akan terlihat kekurangannya. Jangan sampai kemenangan ini membuat kita lengah,” pungkasnya.
Peroleh Suara 57 Persen
Sebagai informasi, Paslon 01 Agustin – Iswar memperoleh suara dalam hitung cepat, mendapatkan 57,39 persen atau 456.521 suara.
Unggul di atas Yoyok-Joss yang hanya mendapatkan 42,61 persen atau 338.906 suara.
Data tersebut dihimpun oleh deks Pilkada Pemkot Semarang, sejak Pukul 15.00 WIB di hari pencoblosan.
Diinformasikan pula data yang masuk sekitar 93,85 persen dari jumlah tempat pemungutan suara (TPS) di Kota Semarang, sebanyak 2.354 dan empat TPS khusus atau data yang baru masuk dari 2.213 TPS.
Namun begitu, data yang tertulis itu tidak bisa dijadikan acuan resmi karena data perolehan suara resmi hanya diterbitkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang.
Caption : Wali Kota Semarang hasil hitung cepat Agustina Wilujeng Pramestuti menerima ucapan selamat selamat dari relawan di Posko Kemenangan Jalan dr Cipto Semarang, Rabu malam (27/11). Foto : Dok Absa


