Karang Taruna Diharapkan Berkolaborasi dengan UMKM Setempat

KUDUS[Berlianmedia] – Bupati Kudus Hartopo berharap Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, keberadaannya strategis sebagai perpanjangan tangan Pemerintah Kabupaten Kudus mampu membangkitkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) setempat.

“Karang taruna yang berada di berbagai wilayah desa, bisa menjadi roda penggerak untuk UMKM setempat,” ujarnya seusai melantik pengurus karang taruna Kabupaten Kudus masa bakti 2021 -2026, di pendapa kabupaten setempat, Senin (26/9).

Menurutnya, karang taruna harus turut berpartisipasi mengembangkan potensi wilayah setempat, yang bermuara pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Untuk itu, ia mendorong karang taruna untuk berkolaborasi dengan camat, kepala desa maupun tokoh masyarakat. Komunikasi yang baik harus terus dijalin, sehingga bisa berkontribusi dalam program-program strategis daerah.

“Anggota karang taruna harus berkolaborasi dengan stakeholder dan tokok masyarakat, agar mendukung program desa,” tuturnya.

Baca Juga:  Hasil Gotong Royong dengan TNI Akhirnya Jembatan Gantung dapat Dinikmati Setelah 30 Tahun DiImpikan Warga

Selain itu, lanjutnya, karang taruna yang bergerak di bidang kepemudaan, diimbau turut serta dalam penegakan ketertiban, terutama masalah kenakalan remaja. Seperti mencegah peredaran narkoba, tawuran, maupun ikut serta penertiban minuman keras (miras).

“Keberadaan karang taruna juga strategis dalam hal kepemudaan. Bisa ikut serta mencegah potensi pelanggaran yang dilakukan remaja,” tuturnya.

Bupati bepesan, kepada penurus karang taruna yang baru saja dilantik untuk terus berbenah menjadi lebih baik lagi.

“Harus terus mengevaluasi, mana yang kurang dan mana yang harus dibenahi, supaya lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten Kudus masa bakti 2021–2026 Fiza Akbar menuturkan, pihaknya akan menggerakkan pemuda di desa dan siap berkolaborasi dengan pemerintah setempat. Saat ini bersama jajaran terus memperkuat kelembagaan sampai ke tingkat desa.

Baca Juga:  BI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jateng Lewat Digitalisasi Sektor Pariwisata

“Ada beberapa wilayah yang memang belum reorganisasi. Setelah itu, kami akan menggerakkan elemen masyarakat untuk berkolaborasi dengan pemerintah setempat,” tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!