Ganjar Ajak Parpol Jaga Kondusifitas dan Bangun Indonesia Maju

SEMARANG[Berlianmedia] – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap partai politik berkontribusi menjaga semangat kebangsaan yang digelorakan para pendiri bangsa. Menjelang Pemilu 2024, partai politik harus bisa menjaga kondusifitas.

Hal itu disampaikan Ganjar seusai menghadiri Workshop dan Rakornas Partai Amanat Nasional (PAN) di Hotel Padma, Semarang, Minggu (26/2).

“Menurut saya, kita mesti punya kontribusi dari partai apa pun untuk membangun bangsa,” ujar Ganjar di Lanumad A Yani Semarang, seusai melepas Presiden Joko Widodo terbang kembali ke Jakarta.

Hal ini selaras dengan sejarah bangsa yang dia temukan saat berkunjung ke Surabaya pekan lalu.

Ganjar mengisahkan perjalanan empat pemuda di bawah asuhan HOS Cokroaminoto yang kemudian berkembang dengan empat ideologi namun punya tujuan yang sama yakni kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga:  SMA 4 Semarang Terjunkan 395 Siswa untuk Aksi Bakti Sosial

“Maka saya ceritakan, bagaimana mimpi besar bangsa ini melalui Pak Presiden untuk membangun ibu kota negara itu bukan hanya sekedar perpindahan tapi bagaimana berubah mindset,” tuturnya.

Perubahan mindset tersebut, lanjutnya, termasuk soal transformasi teknologi yang akan menghadirkan peradaban baru. Tantangan ini akan dihadapi oleh generasi bangsa selanjutnya untuk bisa mengisi dan berkontribusi.

Ganjar menambahkan, IKN adalah proyek besar yang bisa dijadikan contoh bagi anak bangsa menunjukkan kontribusinya. Hal ini sejalan dengan gagasan dari para pendiri bangsa yang bercita-cita Indonesia sebagai negara maju di masa depan.

“Ini mesti kita tularkan kepada partai politik untuk bisa bernegosiasi, untuk bisa menjaga kondusifitas, untuk bisa punya sikap politik kebangsaan yang nantinya akan berujung pada suksesnya proses pemilu perhelatan besar pesta demokrasi 2024,” ujarnya.

Baca Juga:  ASN Bapenda Jateng Tandatangani Pakta Integritas

Presiden Joko Widodo yang hadir dalam kesempatan itu, berbicara tentang perubahan yang terjadi di Indonesia menyambut masa depan, di antaranya upaya Bangsa Indonesia berhenti mengekspor sumber daya alam dalam bentuk mentah.

Presiden Jokowi juga bercerita pembangunan IKN harus dilanjutkan dan butuh kesamaan visi serta dukungan dari partai politik.

Selain Presiden Joko Widodo, hadir pula Mensesneg Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, Waketum PAN sekaligus Wakil Ketua MPR Yandri Susanto dan Sekjen PAN Edy Soeparno. Acara itu diikuti sekitar 2.000 kader PAN dari seluruh Indonesia.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!