FKSB Kota Semarang Tidak Akan Terlibat Politik Praktis

SEMARANG [Berlianmedia] Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu ( FKSB) Kota Semarang menyatakan, jika tidak akan terlibat dalam politik praktis dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) 2024 .

Hal itu ditegaskan Ketua FKSB Kota Semarang H AM Jumai di sela-sela kegiatan halal bi halal FKSB Kota Semarang di lantai 8 gedung Moch Ikhsan, Balai Kota Semarang, Selasa malam (7/5).

“Kami tegaskan, bahwa FKSB Kota Semarang tidak akan pernah terlibat dalam politik praktis ataupun politik kekuasaan. Namun tidak melarang bagi pengurus maupun anggota FKSB secara pribadi, Kami persilahkan untuk terlibat dalam politik praktis maupun mendukung calon-calon tertentu,” tegasnya.

Oleh sebab itu, lanjutnya, kegiatan halal bi halal yang diselenggarakan FKSB sebagai bentuk upaya untuk menjaga kondusifitas di Kota Semarang khususnya. Sebab keberadaan ormas memiliki peran,kekuatan serta potensi yang sangat besar.

Baca Juga:  DPP PMN Jawa Tengah Tegaskan Garis Ideologis Marhaenisme sebagai Jalan Pembebasan Rakyat

“Kami ingin merajut kekuatan ormas di Kota Semarang, bahwa ormas memiliki peran penting dalam progress pembangunan. Sehingga kita perlu untuk menjaga kondusifitas menjelang pemilihan Wali Kota maupun pemilihan Gubernur 2024 ini,” terang Jumai.

Dikatakan pula, sesuai kesanggupan kehadiran yang dikirimkan ke masing-masingundangan, ada sebanyak 750 orang yang hadir dalam halal bi halal tersebut, dengan ormas sebanyak 125, OPD (organisasi perangkat daerah) dan beberapa tamu undangan lain.

“Kami mengundang sekitar 125 ormas dan masing-masing ormas kami batasi untuk mengirimkan 5 utusannya. Ditambah OPD dan tamu undangan lain, ada sekitar 750 tamu undangan yang hadir,” jelas Jumai.

Buka Komunikasi

Wali Kota Semarang Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu menyatakan jika ormas-ormas yang ada di Kota Semarang itu, merupakan bagian dari mitra Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memajukan pembangunan di kota yang dipimpinnya, sehingga jika dikemudian hari ada sesuatu hal atau permasalahan bisa melakukan komunikasi dengan Pemkot Semarang.

Baca Juga:  Lampaui Target, PLN Sukses Turunkan Gangguan Listrik

“Jadi kita bangun kemitraan dengan ormas-ormas di Kota Semarang, untuk pembangunan kota yang lebih maju. Kami juga membuka komunikasi dengan teman-teman ormas, untuk melakukan diskusi atau komunikasi untuk memajukan Kota Semarang,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, Wali Kota berharap, agar ormas di kota Semarang dapat bersinergi secara aktif dan produktif dengan Pemkot Semarang. Termasuk bagaimana upaya upaya menjaga situasi kondusif, aman dan tenteram saat pilkada berlangsung.

Tausiyah halal bi halal disampaikan oleh Gus Nurul Huda, yang membahas bagaimana membangun moral generasi, dimulai dari keluarga utamanya adalah Ibu. Dan bagaimana membangun wawasan kebangsaan di Indonesia.

Kemudian ditutup dengan do’a Gus Nurul Huda dan pembagian door prize beberapa produk elektronik, seperti Televisi, kipas angin, dispenser dan lain-lain.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!