FKSB Dukung Polrestabes Semarang Berantas “Pekat” Jelang Ramadan
SEMARANG [Berlianmedia] – Ketua Forum Komunikasi Ormas Semarang Bersatu (FKSB), Dr. H. AM Jumai, SE.MM, menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol M. Syahdudi, dalam memberantas penyakit masyarakat (pekat) di Kota Semarang menjelang bulan suci Ramadan 1446 H.
AM Jumai menegaskan bahwa keberhasilan pemberantasan pekat tidak hanya bergantung pada Polrestabes Semarang, tetapi juga memerlukan dukungan dari seluruh jajaran kepolisian dan Pemerintah Kota Semarang. “Langkah ini harus didukung bersama demi menciptakan situasi yang kondusif dan nyaman selama Ramadan,” ujar Jumai.
Operasi Pekat Polrestabes Semarang
Kapolrestabes Semarang menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) sejak 20 Januari hingga 20 Februari 2025. Operasi ini menargetkan berbagai tindak pidana, termasuk premanisme, perjudian, peredaran minuman keras, narkoba, dan tindakan asusila yang tersebar di wilayah hukum Polrestabes Semarang.
Dalam konferensi pers di Mapolrestabes Semarang, Jumat (21/2), Kombes Pol M. Syahdudi memaparkan hasil operasi yang mencakup:
1.Peredaran Minuman Keras (Miras)
Kasus: 155 kasus.
Barang bukti:
667 botol miras pabrikan
111 botol dan 30 liter miras oplosan
2.Premanisme, Perjudian, dan Asusila
Perjudian: 1 kasus dengan 1 tersangka (dalam proses penyelidikan)
Asusila: 81 kasus (74 dilakukan pembinaan, 7 dilanjutkan ke proses pidana).
Premanisme: 231 kasus (215 pembinaan, 16 proses pidana dengan 27 tersangka)
3.Penyalahgunaan Narkoba
Kasus: 17 kasus.
Tersangka: 20 orang
Barang bukti:
Sabu-sabu: 953,84 gram
Ekstasi: 10 butir
Psikotropika: 820 butir.
Obat daftar G: 31.660 butir
Kombes Pol M. Syahdudi menambahkan bahwa belum ditemukan laporan korban miras oplosan ataupun home industry pembuatannya di wilayah hukum Polrestabes Semarang.
Namun, penyelidikan terkait asal usul miras tetap berlanjut.
Sementara AM Jumai menegaskan pentingnya operasi ini sebagai upaya menjaga ketertiban dan keamanan menjelang Ramadan. Ia berharap langkah ini dapat mengurangi pekat secara signifikan, sehingga masyarakat Kota Semarang dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Polrestabes Semarang berkomitmen melanjutkan upaya penertiban untuk mendukung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (sitkamtibmas) yang kondusif selama Ramadan.


