Dua Batik Tulis Lasem Ikut Terpajang di Museum Batik Indonesia
REMBANG[Berlianmedia] – Batik Lasem ikut dipajang di Museum Batik Indonesia, yang baru diresmikan oleh Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Makarim, Senin (2/10).
Pemilik batik tulis Lasem Maranatha Ongs, Henry Setiawan mengatakan ada dua lembar batik tulis produksinya yang dipajang di Museum Batik Indonesia. Yakni, motif ceremonial hanging dan kilin menari.
“Kalau ceremonial hanging ini bercerita tentang perayaan tahun baru imlek, arak-arakan, suka cita intinya. Untuk motif kilin menari, maknanya banyak rejeki dan mendapat perlindungan,” ujarnya.
Henry menuturkan, awal mula produknya bisa mewakili Kabupaten Rembang, pihak Kemendikbud dan Ristek langsung turun melakukan kurasi ke seluruh daerah, yang memiliki produksi batik. Dan dirinya ditunjuk dan dipercaya, untuk mewakili Rembang.
“Kalau ditanya bagaimana perasaannya, bersyukur, tambah semangat lagi melestarikan batik. Bangga bisa menjadi bagian dari museum yang diakui,” tuturnya.
Dia berharap, batik tulis Lasem ini bisa semakin dikenal lagi. Khususnya, batik tulis Lasem klasik, yang masih eksis dan diminati.


