Densus 88 Antiteror Tangkap Terduga Teroris Warga Sukoharjo

SUKOHARJO[Berlianmedia] – Seorang pria berinisial S (59) warga Desa Karangasem, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, h, ditangkap Tim Densus 88 Antiteror, Kamis (14/12).

Kepala Desa (Kades) Karangasem Bambang Minarno mengatakan S dibawa Tim Densus 88 Antiteror seusai menunaikan ibadah Solat Subuh di masjid. S diamankan di pinggir jalan yang jaraknya sekitar 200 meter dari rumahnya.

“Laporan yang saya terima Pak S sepulang dari masjid ditangkap Tim Densus 88 di pinggir jalan. Sekitar pukul 05.00 WIB pagi karena beliaunya pulangnya terakhir sendiri,” ujar Bambang.

Seusai diamankan, Tim Densus 88 Antiteror melakukan penggeledahan di rumah S. Penggeledahan berlangsung sekitar 30 menit.

“Tadi hanya buku-buku, hp-hp termasuk hp bekas, dan juga senapan angin yang untuk nembak burung,” tuturnya.

Baca Juga:  Sambangi Pekalongan, Shinta Nana Ajak Kader PKK Bersama Tuntaskan Stunting

Bambang menambahkan, S merupakan warga asli Desa Karangasem. Dalam kesehariannya, S membuka warung kelontong di rumah bersama istrinya.

Dia pun mengaku kaget atas penangkapan warganya tersebut. Sebab setiap hatinya tidak ada gelagat mencurigakan dari S.

“Tadi istrinya juga kaget. Karena setiap harinya bermasyarakat seperti biasa, kalau ada hajatan memimpin rewangan itu. Kemarin juga saya ketemu di kerja bakti pembuatan talud juga,” ujarnya.

Sementara itu, Densus 88 juga menangkap seorang pria di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.

“Iya ada (penangkapan terduga teroris). Tapi untuk info selanjutnya kita belum mengetahui secara pasti,”tutur Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Wikan Sri Kadiyono.

Selanjutnya, Densus 88 melakukan penggeledahan di rumah terduga teroris tersebut di Desa Pilang, Kecamatan Masaran, Sragen. Namun ditanya mengenai barang bukti yang diamankan oleh Densus 88, Kapolres mengaku tidak mendapat info.

Baca Juga:  Peringati HUT Kemerdekaan, PLN Berikan Listrik Gratis Ratusan Keluarga Kurang Mampu

Bahkan Kapolres juga belum mendapat kepastian jumlah terduga teroris yang diamankan.

“Belum dapat info yang pasti, soalnya info di lapangan masih dilakukan penggeledahan dan pengembangan,” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan informasi di lapangan, penangkapan terduga teroris dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB. Kemudian penggeledahan dilakukan setelah penangkapan hingga berita ini ditulis masih berlangsung.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!