Demi Warga dan Arus Pantura, Wamen PUPR Pastikan Peninggian Jalan Kaligawe Dimulai Tahun Depan

SEMARANG [Berlianmedia] — Banjir yang kerap melumpuhkan kawasan Kaligawe, bukan hanya soal genangan air, tetapi juga derita panjang warga yang harus berhari-hari terjebak kemacetan, kehilangan waktu, hingga terganggu aktivitas ekonominya.

Di tengah keluhan itu, Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Diana Kusumastuti turun langsung meninjau kondisi setempat, untuk memastikan langkah konkret pemerintah dalam memberikan solusi yang benar-benar dirasakan masyarakat, Sabtu (8/11).

Dalam kunjungan yang dilakukan di sepanjang Jalan Pantura Kaligawe dan Rumah Pompa Gebang Sari, Wamen Diana melihat dari dekat, bagaimana genangan air masih menjadi ancaman yang terus berulang bagi warga, pengemudi, hingga para pelaku usaha di kawasan timur Kota Semarang.

Di lokasi, Wamen menyampaikan komitmen pemerintah, untuk melakukan peninggian badan jalan hingga sekitar satu meter, sebuah langkah besar yang diharapkan mampu mengakhiri kisah panjang banjir di jalur vital tersebut.

Baca Juga:  MoU Polda Jateng-IDI Jateng, Beri Perlindungan dan Kepastian Hukum Bagi Dokter dan Pasien

“Perbaikan untuk Jalan Kaligawe, insyaallah, akan kita mulai tahun depan. Kita naikkan sekitar satu meter agar jalur ini tidak lagi tergenang,” ujar Wamen Diana dengan tegas, menyadari betapa krusialnya ruas jalan itu bagi ribuan orang, yang melintas setiap hari.

Namun proyek peninggian jalan bukan satu-satunya harapan. Kementerian PUPR juga menyiapkan strategi pendukung, berupa normalisasi saluran drainase dan peningkatan kapasitas pompa air yang tersebar di titik-titik rawan.

Langkah-langkah ini dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, mukai Ditjen Bina Marga, Ditjen SDA, BBWS Pemali-Juana dan Pemkot Semarang, agar penanganan banjir tidak lagi parsial, tetapi menyeluruh.

Upaya ini merupakan bagian dari program mitigasi banjir Pantura Jawa Tengah, yang mencakup Kaligawe, Genuk, hingga Sayung. Pembangunan sodetan darurat dan perbaikan tanggul disiapkan, untuk mempercepat aliran air ke laut, sehingga warga tidak lagi harus menunggu genangan surut berhari-hari.

Baca Juga:  Sat Brimob Polda Jateng Simulasikan Penanganan Teror di Candi Borobudur

Wamen Diana juga menyampaikan apresiasi untuk Pemkot Semarang, yang terus memperkuat sistem pengendalian banjir melalui rumah pompa dan polder. Baginya, sinergi pusat-daerah bukan hanya urusan teknis, tetapi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat.

Dengan kerja sama dan komitmen yang berkelanjutan, diharapkan infrastruktur Kaligawe akan lebih tangguh menghadapi musim hujan, sekaligus menjaga kelancaran jalur Pantura sebagai denyut utama mobilitas ekonomi nasional.

Bagi warga Kaligawe, harapan itu kini bukan lagi sekadar janji, melainkan langkah nyata yang mulai mereka saksikan di lapangan.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!