Cegah Aksi Tawuran, Sinergi TNI-Polri Amankan Empat Remaja di Sidomulyo, Ungaran Timur

KABUPATEN SEMARANG [Berlianmedia]– Sinergi aparat TNI dan Polri kembali ditunjukkan dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Aksi tawuran remaja yang terjadi di belakang Masjid Al Mabrur, Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Ungaran Timur, berhasil dibubarkan petugas tanpa menimbulkan korban maupun kerugian materiil, Sabtu malam (21/2) kisaran pukul 23.30 WIB.

Kegiatan pengamanan tersebut melibatkan Babinsa Kelurahan Sidomulyo, Sertu Eko Wahyudi bersama jajaran Polsek Ungaran dan Dalmas Polres Semarang. Kapolsek Ungaran, Kompol Sugiyarta, turun langsung ke lokasi bersama Babinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, Aipda Chandra.

Sekitar pukul 23.00 WIB, aparat gabungan mendatangi lokasi setelah menerima informasi adanya sekelompok remaja yang terlibat tawuran. Saat petugas tiba di tempat kejadian perkara (TKP), para pelaku berusaha melarikan diri. Namun, empat remaja berhasil diamankan berikut kendaraan yang digunakan.

Baca Juga:  Gubernur Jawa Tengah Resmikan Unit SPPG Yayasan At-Taqwa Daren 1 di Jepara

Keempat remaja tersebut selanjutnya dibawa ke Polres Semarang, untuk dimintai keterangan lebih lanjut serta dilakukan pembinaan.

Babinsa Kelurahan Sidomulyo, Sertu Eko Wahyudi menegaskan, bahwa kehadiran aparat merupakan bentuk tanggung jawab dalam menjaga situasi wilayah tetap kondusif.

“Kami hadir untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Tawuran remaja sangat berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian. Kami mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Ungaran, Kompol Sugiyarta menekankan, pentingnya peran keluarga dan lingkungan dalam mencegah kenakalan remaja.

“Pembinaan akan kami lakukan sesuai prosedur. Kami juga akan memanggil orang tua masing-masing agar ada efek jera dan pengawasan yang lebih ketat. Tawuran bukan solusi, justru merugikan masa depan anak-anak kita sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:  LSP Koperasi Siapkan Skema Pendidikan Khusus, Sertifikasi Manajer KD/KMP Disesuaikan Kebutuhan Lapangan

Dari hasil penanganan di lokasi, tidak ditemukan korban luka maupun kerusakan fasilitas umum. Situasi wilayah kembali aman, tertib, dan kondusif setelah aparat melakukan pengamanan hingga kegiatan selesai sekitar pukul 23.30 WIB.

Peristiwa malam itu menjadi pengingat, bahwa kolaborasi TNI-Polri dan peran aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga generasi muda dari pergaulan negatif. Edukasi, pengawasan serta pendekatan persuasif diharapkan mampu menekan potensi kenakalan remaja di wilayah Kabupaten Semarang.

 

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!