Buruh Rokok Di Wilayah Kudus Terima BLT Tahap III
KUDUS[Berlianmedia] – Sebanyak 33.315 orang menerima bantuan langsung tunai (BLT) buruh rokok tahap II, masing-masing sebesar Rp600.000. Penyerahan bantuan dilakukan di PT Djarum Brak Karangbener, Selasa (20/6).
Penerima BLT, Faryani (39) menuturkan, bantuan yang diterima akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Alhamdulillah, BLT cair lagi. Bisa untuk tambah-tambah belanja kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Bupati Kudus Hartopo mengatakan BLT diberikan untuk menyejahterakan buruh rokok, sehingga diharapkan perekonomian di Kudus ikut meningkat dan dapat menekan angka kemiskinan.
“Kalau lihat ibu-ibu buruh rokok tersenyum, saya ikut bahagia,” tuturnya.
Dia menambahkan, BLT tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 215/PMK.07/2021, yang menjelaskan 30% dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) digunakan untuk BLT buruh rokok. Sebelumnya, BLT tahap satu telah disalurkan sebelum Lebaran.
“Sesuai dengan PMK yang menyebutkan alokasi DBHCHT salah satunya untuk BLT,” ujarnya.
Bupati menambahkan, pihaknya akan mengusahakan BLT tahap III, yang bersumber dari APBD Perubahan. Dia memastikan BLT akan diprioritaskan dan disalurkan kepada buruh rokok.
“Saya sudah titip kepada Pak Masan Ketua DPRD Kudus, untuk mengalokasikan BLT buruh rokok. Insyaallah akhir tahun BLT tahap III cair,” tuturnya.
Kepala Dinsos P3AP2KB Kabupaten Kudus, Agung Karyanto menuturkan, data penerima BLT tahap I dan II sama. Bagi buruh rokok yang bekerja di Kudus tapi berdomisili di luar Kudus, akan menerima BLT bersumber dari APBD Provinsi Jateng. Jumlah penerima BLT dari provinsi sekitar 38.793 orang buruh.
“Buruh rokok yang bukan KTP Kudus, menerima BLT via kantor pos. Insyaallah, besok pencairan BLT tahap II selesai,” ujarnya.


