BPOM Sumut Ajak Sinergi Wujudkan Sumatera Utara Bebas Formalin
MEDAN[Berlianmedia] – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Sumatera Utara menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Sinergi Kuat, Komitmen Hebat: Sumatera Utara Bebas Pangan Berformalin” di Aula Balai Besar POM, Jalan Williem Iskandar, Pasar V Barat I, Medan Estate, Selasa (28/10).
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BPOM, yang dilanjutkan dengan sambutan serta sesi diskusi bersama lintas instansi.
Berbagai pihak turut hadir, di antaranya Dinas Kesehatan Kota Medan, Balai Perindustrian Kota Medan, Bea dan Cukai, Satuan Polisi Pamong Praja Sumut, Direktorat Cegah Tangkal Sumut, anggota DPRD Sumut, serta sejumlah undangan lain, baik secara luring maupun daring.
Kepala Balai Besar POM Sumut, Mojaza Sirait, S.Si., Apt., dalam sambutannya menegaskan komitmen BPOM untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pencegahan penggunaan bahan berbahaya, khususnya formalin, pada produk pangan.
“Formalin sangat berbahaya bagi kesehatan, baik dalam jangka pendek maupun panjang. Karena itu, jangan sampai disalahgunakan, apalagi untuk pangan yang dikonsumsi anak-anak,” ujar Mojaza.
Ia menambahkan bahwa pemberantasan pangan berformalin membutuhkan kerja sama lintas sektor, termasuk peran aktif masyarakat.
“Kami berharap semua pihak dapat menyatukan langkah dan komitmen untuk mewujudkan Sumatera Utara bebas formalin. Laporkan setiap temuan kepada BPOM agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPOM Sumut berupaya memperkuat edukasi publik tentang bahaya bahan kimia berbahaya dalam pangan, serta mendorong kesadaran bersama agar masyarakat lebih selektif dalam memilih produk makanan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.


