Pedagang Pasar Barito Karya Mandiri Bakal Direlokasi ke Sawah Besar

SEMARANG[Berlianmedia] – Polemik pedagang Pasar Barito Karya Mandiri yang direlokasidi kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) selama lima tahun kini mulai menemui titik terang.

Ketua Paguyuban Pasar Barito Karya Mandiri,Ā Rohmat Yulianta berharap, pemindahan pedgangan Pasar Barito ke Sawah Besar kali ini adalah penataan terakhir dan permanen.

Dia bersama para pedagang berharap setelah ini tidak akan dipindah-pindahkan lagi.

ā€œKami dari BKT (Banjir Kanal Timur) lalu dipindah ke MAJT pada 2018 dan itu sementara. Jadi kami harap yang sekarang ini yang terakhir dan permanen,ā€ ujar Rohmat saat audiensi bersama Dinas Perdagangan, Jumat (8/9).

Rohmat menambahkan, ada 557 pedagang masuk dalam paguyuban Barito Karya Mandiri. Namun kapasitas di Sawah Besar hanya bisa menampung 223 pedagang. Nantinya, sisa pedagang yang belum tertampung di Sawah Besar akan ditempatkan di bekas Mal Pasar Dargo.

Baca Juga:  Kepala Disdik Kota Semarang Nyatakan Tidak Menganjurkan Study Tour

ā€œKalau di Sawah Besar semua tidak cukup, Disdag memberikan dua tempat, yang satunya di bekas Mal Pasar Dargo,ā€ tuturnya.

Terkait dengan pembagian pedagang yang akan menempati Sawah Besar maupun Pasar Dargo, Disdag menyerahkan pembagian tersebut kepada Ketua Paguyuban untuk memilahnya, yang diharapkan tidak akan ada konflik terkait penataan tersebut.

ā€œDisdag memberi wewenang kepada kami untuk menata pedagang mana yang di Sawah Besar dan Dargo. Jadi kami akan membaginya,ā€ ujarnya.

Para pedagang nantinya yang akan mengisi di Sawah Besar diprioritaskan dari klaster logam, perkalengan dan orderdil alat berat. Sementara untuk di pasar Dargo akan diisi pedagang dari klaster onderdil alat kecil dan ringan seperti variasi mobil dan penjualan ban.

Terkait kondisi bekas Mal Pasar Dargo saat ini sudah 70% siap dipakai. Meski harus ada sedikit pembenahan, namun Rohmat yakin akan bisa segera ditempati oleh para pedagang secara bersamaan dengan ada di Sawah Besar.

Baca Juga:  Didominasi Industri, Investasi Jateng Triwulan I Naik Capai Rp 4 Triliun Lebih

ā€œBangunan di Dargo memang sudh ready, nanti kami akan pindah bersama-sama baik yang di Dargo dan Sawah Besar. Kami usahakan sebelum akhir tahun sudah pindah semua,ā€ tuturnya.

Pedagang juga sudah mulai diberikan sosialisasi akan kepindahan mereka ke dua tempat tersebut. Rohmat menambahkan, tidak ada permasalahan diantara pedagang karena harus terpisah lokasi.

ā€œTidak ada persoalan beda tempat. Sudah sosialisasi ke pedagang. Bahkan sekitar 200 an pedagang yang kami beri sosialisasi sudah setuju,ā€ ujarnya.

Nantinya untuk lapak di Sawah Besar, menurut Rohmat, pedagang akan membangun lapak secara swadaya. Namun pihaknya meminta agar Pemkot bisa memberikan bantuan pembangunan untuk infrastruktur yang ada di Sawah Besar.

ā€œKami (pedagang) sepakat akan swadaya untuk membangun lapak kami tapi kami minta Pemkot membantu untuk pembangunan infrastrukturnya,ā€ tuturnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!