Polda Jateng Terjunkan Tim Gabungan Buru Pelaku Perampokan di Cilacap

SEMARANG[Berlianmedia] – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jateng memburu para para pelaku perampokan sadis di Cilacap.

Perampokan sadis tersebut menimpa agen bank BUMN di Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Senin (27/3) siang pukul  14.30 WIB.

Diduga para pelaku melarikan diri ke wilayah Jawa Barat.

Untuk memburu para pelaku Ditreskrimum Polda Jateng membentuk tim khusus bersama Polres Cilacap dan berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat.

“Tim gabungan dari Polda Jateng telah berkoordinasi dengan dengan Polda Jawa Barat, saat ini sedang bergerak dan dalam waktu dekat akan terungkap. Terdeteksi 3 pelaku mengunakan pistol rakitan sementara kondisi korban drumah sakit ada 2 orang” ujar Direskrimum Polda Jateng Kombes Johanson Ronald di gedung Polda Jateng, Selasa (28/3).

Baca Juga:  Alokasi Dana Desa Triliunan Rupiah untuk Program MBG Jawa Tengah Turun di Tahun 2025

Selain menerjunkan personil di lapangan, Polda Jateng juga melibatkan tim IT untuk melacak keberadaan pelaku.

Direskrimum Polda Jateng menghimbau dari kejadian itu masyarakat yang akan melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar agar meminta pengamanan dari aparat Polisi.

Selain itu, rumah-rumah yang biasa digunakan transaksi juga diminta meningkatkan pengamanan.

“Lengkapi dengan CCTV, kemudian ada call center kepolisian atau menghubungi Bhabinkamtibmas,” tuturnya

Sebelumnya, ketiga pelaku melakukan aksi perampokan di toko kelontong pada Senin (27/3) sore, di Desa Kaliwungu, Kecamatan Kedungreja, Cilacap, Jawa Tengah. Dalam aksinya ini, ketiga pelaku menggunakan dua sepeda motor.

Dalam rekaman video amatir yang beredar, sempat terdengar suara tembakan beberapa kali. Pelaku juga terlihat menyeret dua orang keluar toko yang disusul dengan dua tembakan.

Baca Juga:  Kunjungi Kios Khusus Difabel di Cepogo, Ganjar Ajak Jualan Via Medsos

Korban yaitu Nasirun dan gunawan terkapar akibat tembakan di kaki dan paha. Para pelaku sempat kabur usai menjalankan aksinya.

Namun, tak berselang lama, para pelaku kembali lagi ke lokasi kejadian, untuk mengambil box CCTV dan handphone milik korban. Dari laporan aparat, pelaku berhasil membawa kabur uang sekitar Rp100 juta, handphone dan box CCTV milik korban Nasirun.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!