Wagub Jateng Minta Dekopinwil Jawa Tengah Bimbing dan Atur Pertumbuhan Koperasi

SEMARANG [Berlianmedia]— Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meminta Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah memperkuat perannya, dalam membimbing dan mengatur pertumbuhan koperasi.

Dengan menekankan pentingnya sinergi, antara Koperasi Unit Desa (KUD) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP), seiring percepatan pembangunan pergudangan KDMP di Jawa Tengah.

“Dekopinwil Jawa Tengah ini agar bisa mengatur dan membimbing, khususnya KUD-KUD dan KDMP, agar bisa bersinergi dan bertumbuh dengan baik di Jawa Tengah,” tegasnya saat menghadiri Musyawarah Wilayah Dekopinwil Jateng 2025, di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat (21/11).

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan telah menyiapkan 1.257 lahan siap bangun untuk pengembangan pergudangan KDMP.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, yang mendampingi Wagub.

Baca Juga:  Polres Semarang Amankan Sejumlah Penyusup di PLN Kabupaten Semarang
Ketua Dekopinwil Jateng Andang Wahyu Triyanto menyerahkan cenderamata kepada Wagub Taj Yasin pada pembukaan Muswil Dekopin Jawa Tengah, di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jum’at (21/11). Foto : Absa

“Pada 17 Oktober 2025 sudah dilakukan peletakan batu pertama. Saat ini progresnya berjalan terus, ada 1.257 lahan yang sudah siap bangun,” jelas Eddy.

Eddy juga memaparkan perkembangan KDMP di Jawa Tengah hingga Oktober 2025. Dari total 8.523 unit yang telah memiliki badan hukum, sebanyak 3.891 unit telah beroperasi, dengan 136.112 anggota aktif dan modal bersama mencapai Rp 25,2 miliar.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebut, bahwa jumlah lahan siap bangun pergudangan KDMP di Jawa Tengah merupakan bagian signifikan dari pengembangan nasional.

“Secara nasional ada sekitar 32.000-an lahan siap bangun. Untuk progres bangunan fisik yang sedang dikerjakan mencapai 16.000-an. Datanya terus di-update setiap hari. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gotong Royong PLN, Pemerintah dan TNI–Polri Perbaiki Rumah Warga

Ferry menambahkan, bahwa bangunan fisik pergudangan KDMP dirancang menyerupai minimarket modern yang mampu mengakomodasi ekonomi kerakyatan dan bersinergi dengan koperasi existing, BUMDes, warung, serta pasar tradisional.

“Kita akan bangun sinergi bersama, bangun ekonomi rakyat bersama-sama. Musuh yang kita lawan itu serakahnomics,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, bahwa Jawa Tengah memiliki sejarah panjang gerakan koperasi, termasuk sebagai tempat pertama berdirinya koperasi di Banyumas, serta pertumbuhan koperasi modern seperti KDMP.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih kemarin juga diluncurkan di Kabupaten Klaten. Saya harap Jawa Tengah menjadi provinsinya koperasi modern Indonesia,” paparnya.

Caption : Ketua Dekopinwil Jateng Andang Wahyu Triyanto menyerahkan cenderamata kepada Wagub Tak Yasin pada pembukaan Muswil Dekopin Jawa Tengah, di Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jum’at (21/11). Foto : Absa

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!