Wagub Jateng Lepas Ribuan Mahasiswa KKN Tematik UNS, Disebar ke Seluruh Jawa Tengah

SURAKARTA [Berlianmedia]- Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin memberangkatkan sebanyak 3.800 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di berbagai kabupaten/kota di Jateng, dan daerah lainnya. Pelepasan itu dilakukan di halaman kampus setempat pada Selasa (8/7).

Program KKN Tematik, merupakan implementasi kerja sama yang dibangun antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dengan kampus UNS Surakarta.

Pada kesempatan itu, Taj Yasin mengajak kepada mahasiswa, untuk membantu program-program pembangunan Pemprov Jateng, di antaranya infrastruktur, ketahanan pangan, pariwisata, pengentasan kemiskinan, dan program lainnya.

Menurutnya, upaya-upaya pengentasan kemiskinan butuh kolaborasi dari pergururuan tinggi. Oleh karenanya, Wagub mengajak kepada para mahasiswa untuk menyosialisasikan program pemerintah, termasuk membantu input data terbaru masyarakat miskin di desa. Hal itu supaya penerima program sosial lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Peringatan Hari Veteran, Alfamart Bagikan Puluhan Paket Tali Asih Pada Veteran

Di sektor perekonomian, Taj Yasin juga berharap peran mahasiswa KKN memberi pendampingan kepada masyarakat untuk mengembangkan ekonomi dari potensi-potensi yang ada di wilayah sekitar.

“Setelah KKN, saya titip minta hasil kajiannya, resumnya, untuk panduan kami khususnya yang ada di Jawa Tengah,” kata Taj Yasin disela acara pelepasan.

Dikatakan pula, saat ini Pemprov Jateng menjalin program kerja sama 44 perguruan tinggi di wilayahnya, kerja sama itu untuk mengakselerasi program-program yang digulirkan.

Taj Yasin mencontohkan, saat ini Pemprov Jateng bekerjasama dengan Universitas Diponegoro (Undip), dalam membuat kajian mengenai konsep hybrid sea wall atau tanggul laut berbasis perpaduan beton ringan dan rehabilitasi ekosistem mangrove.

Rektor UNS, Hartono mengatakan, bakal aktif bekerjasama dengan pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota. Pemerintah Provinsi Jateng, katanya, sudah menggandeng kampus dengan menawarkan 54 program.

Baca Juga:  Unggul dalam Survey Pilwalkot Bukti Mayoritas Warga Semarang Diprediksi Bakal Pilih Agustina - Iswar

“UNS mengambil 17 program, salah satunya menerjunkan mahasiswa KKN dengan berbagai tema. Itu sejalan dalam semangat meningkatkan kerjasama dengan pemerintah, agar keberadaan UNS itu betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Salah seorang mahasiswa peserta KKN tematik UNS Surakarta, Fahad Adi Nugroho mengatakan, ia bersama timnya berencana melakukan program pendampingan ekonomi masyarakat, dengan cara membuka obyek wisata pendakian Gunung Bismo, melalui Desa Mlandi, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo.

Fahad mengatakan, telah melakukan survei beberapa kali sebelum pemberangkatan KKN ini. Dalam rencana pembukaan jalur pendakian baru tersebut, ia akan bekerjasama dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) setempat.

Untuk pembiayaan, kata dia, terdapat dukungan dari pihak kampus. Selain itu, timnya menawarkan proposal kepada sejumlah mitra calon sponsor untuk mendapatkan pembiayaan dari sektor lain. Dana itu akan digunakan untuk melengkapi fasilitas di jalur pendakian yang layak.

Baca Juga:  Persiapan Piala Dunia U-17, Stadion Manahan Steril Untuk Semua Kegiatan

Pada prosesnya, kata Fahad, saat ini terus berusaha mendampingi masyarakat setempat untuk menyelesaikan proses perizinan pendakiannya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!