UMKM Asal Jateng Siap Buka Pasar Lebih Luas
SEMARANG[Berlianmedia] – Sebabyak 52 UMKM di bawah naungan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Jawa Tengah menggelar pameran produk-produk unggulan, dengan tema Batik& Kerajinan Unggulan Jawa Tengah Batikraft berlangsung 3-7 November 2022 di Semarang.
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan UMKM adalah sumber pengungkit ekonomi di masa pandemi Covid-19.
“Pada 2019 saat pandemi bukan hanya masalah kesehatan melainkan berdampak ke semua baik ekonomi, pendidikan, kearifan lokal seperti silaturahmi,” ujar Taj Yasin.
Dalam situasi ekonomi morat-marit, tutur Ta Yasin, UMKM justru bertahan bahkan membidik pasar internasional. Di tangan kreatif pelaku UMKM produk asal Jawa Tengah memiliki market di luar negeri.
“Seperti batik milik Indonesia, tidak kalah dengan brand luar negeri. Jadi kita sebagai warga negara Indonesia harus bangga menggunakan produk lokal,” tuturnya.
Dia berharap, pameran yang difasilitasi Kadin bisa membuka pemasaran lebih luas.
Ketua Umum Kadin Jawa Tengah Harry Nuryanto menuturkan, pelaku usaha optimis menghadapi tantangan ke depan.
“Kadin optimis menghadapi pandemi dan sekaligus berkontribusi dalam pemulihan dkonomi,” tutur Harry.
Pameran berlangsung selama lima hari sebagai sarana promosi untuk meningkatkan penjualan. UMKM diharapkan dapat bangkit sekaligus menggerakkan kembali roda perekonomian di Jateng.
Ketua Panitia Batikraft, Syahnaz Nadya menambahkan, pameran ini merupakan ke dua selama berlangsungnya pandemi Covid-19.
“Sebagai showchasing produk-produk terbaik di Jateng karena UMKM adalah backbone penyelamat perekonomian,” ujar Pemilik Roro Kenes ini.


