Ketua Harian Andang Wahyu Triyanto Tegaskan Transformasi Koperasi di Musda Dekopinda Salatiga
SALATIGA [Berlianmedia]– Koperasi harus segera bertransformasi menjadi lebih adaptif, profesional dan tetap berpegang pada jati diri sebagai gerakan ekonomi rakyat, agar mampu bertahan dan berkembang di tengah dinamika zaman.
Penegasan itu disampaikan Ketua Harian Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Tengah, Andang Wahyu Triyanto dalam Musyawarah Daerah (Musda) Dekopinda Kota Salatiga 2026., Sabtu (25/4).
“Musda ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum menentukan arah gerakan koperasi ke depan. Koperasi harus mampu membangun kepercayaan, memperkuat kolaborasi dan menghadirkan manfaat nyata bagi anggota,” tegasnya.
Musda yang digelar menjadi forum strategis, untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus merumuskan program kerja ke depan.
Pada laporan Ketua Panitia, Tega Jatmika menyampaikan dasar pelaksanaan Musda, yang mengacu pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, AD/ART Dekopin serta hasil rapat pimpinan sebelumnya. Sedang Ketua Dekopinda Kota Salatiga, Sumarjo dalam sambutannya menekankan, pentingnya menjaga soliditas gerakan koperasi.

Sementara itu, Wali Kota Salatiga yang diwakili Sekretaris Daerah, Drs. H. Mutho’in, M.Si., secara resmi membuka kegiatan dan menyatakan komitmen pemerintah daerah, dalam mendukung koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
Sidang Pleno
Sidang pleno Musda dipimpin langsung oleh Setiawan Pandu (Dekopinwil Jawa Tengah), didampingi Faqih Nabhan dan Amin Nurbaedi, sehingga jalannya forum menjadi tertib dan demokratis. Agenda utama meliputi pengesahan tata tertib, penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ) periode 2020–2025 oleh Supardi, M.M. serta penyampaian pandangan umum peserta.
Dalam forum tersebut, Drs. Tulusmono, S.Pd., M.Si. menyoroti pentingnya harmonisasi antara koperasi lama dan baru, untuk mencegah potensi gesekan serta memperkuat ekosistem koperasi yang sehat dan inklusif.
Peserta Musda juga memberikan berbagai masukan, di antaranya perlunya kejelasan pelaksanaan pendidikan dan pelatihan serta program kunjungan langsung ke koperasi sebagai sarana dialog dan inovasi.
Melalui mekanisme pemilihan yang demokratis, Supardi, M.M ditetapkan sebagai Ketua Dekopinda Kota Salatiga periode 2026–2030. Selanjutnya dibentuk tim formatur, untuk menyusun kepengurusan lengkap yang diharapkan mampu menjalankan program kerja secara lebih terarah dan berdampak.
Kemudian Musda ditutup dengan sambutan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Salatiga, Dr. Bayu Joko Mulyono, S.Sos., M.Si., yang berharap, kepengurusan baru dapat memperkuat sinergi dan menghadirkan inovasi dalam pengembangan koperasi di daerah.
Dengan penegasan transformasi dari Andang Wahyu Triyanto, Musda ini menjadi titik penting dalam mendorong koperasi di Salatiga, agar semakin adaptif, kolaboratif dan berorientasi pada kesejahteraan anggota.


