The Atlas Lions siap menerkam lawannya di Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 Qatar merupakan penampilan kedua berturut-turut Timnas Maroko setelah di edisi sebelumnya hanya mampu bertahan di babak grup.

Maroko memulai perjalanan ke Qatar dari putaran dua Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Afrika. Mereka berada di Grup I Bersama Maroko, Guinea-Bissau, Guinea, dan Sudan.

Dari enam pertandingan dengan format kendang dan tandang, Maroko tampil dominan. The Atlas Lions (Julukan Timnas Maroko) berhasil melaju ke putaran selanjutnya setelah mengumpulkan 18 poin.

Sebanyak 10 gol berhasil digelontorkan Maroko dari enam laga yang diemenangi, dan hanya satu kali kemasukan. Superioritas Maroko berlanjut di babak play-off, dengan format kendang tandang.

Meski secara mengejutkan ditahan Kongo 1-1 pada pertemuan pertama, Maroko berhasil menang telak 4-1 di laga kendang, 29 Maret lalu. Kemenangan agregat 5-1 akhirnya sukses mengantar Maroko sebagai salah satu dari 5 wakil Afrika yang tampil di Piala Dunia 2022.

Melihat penampilan Maroko sepanjang kualifikasi, mencuat harapan mereka akan tampil lebih baik pada edisi Piala Dunia kali ini di Qatar.

Baca Juga:  Petugas Lapas Gagalkan Penyeludupan 396 Butir Pil Koplo Dalam Vagina

The Atlas Lions bakal tergabung di Grup F bersama Kroasia, Belgia, dan Kanada. Tentu saja, ini bukan langkah mudah bagi Maroko untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Melihat kiprah lawan-lawannya di grup tersebut membuat publik Maroko sedikit realistis menatap gelaran Piala Dunia 2022. Mungkin di atas kertas Maroko tidak diunggul untuk lolos, tetapi permainan anak asuh Walid Regragui dari semangat juang dan tanpa terbebani berada di Grup F bisa menjadi cambuk untuk lolos dari Grup Neraka tersebut.

Maroko sendiri dilatih oleh Walid Regragui. Ia resmi ditunjuk sebagai pelatih timnas Maroko jelang Piala Dunia 2022. Ia menggantikan Vahid Halilhodzic pada bulan Agustus lalu.

Saat itu Valid Halihodzic dengan Federasi Sepakbola Maroko (FRMF) berselisih paham mengenai perbedaan dan visi yang berlainan hingga akhirnya FRMF memutuskan mengganti Valid dengan Regragui.

Dengan persiapan yang mepet saat itu Regragui tentunya ingin membawa Maroko tidak hanya menjadi sebuah tim pelengkap saja di Piala Dunia di Qatar nanti.

Sejak menangani Timnas Maroko Regragui sudah menjalankan 2 pertandingan dimana satu kemenangan  dihasilkan saat melawan Chili dan seri melawan Paraguay .

Baca Juga:  Modus Beri Uang Saku, Pria di Blora Cabuli Anak Dibawah Umur Sampai Hamil

Sedangkan untuk barisan skuad para pemainnya, Maroko mempunyai beberapa pemain bintang yang menjadi andalan di klub-klub Eropa.

Beberapa nama tersebut antara lain Hakim Ziyech (Chelsea), Archaf Hakimi (PSG), Noussair Mazraoui (Bayern Munchen), dan Yassine Bounou (Sevilla). Dengan skuad yang mengandalkan beberapa pemain yang mumpuni inilah Walid Regragui hanya perlu meracik strategi yang tepat untuk bersaing di Piala Dunia 2022.

Key Player (Pemain Kunci)

Achraf Hakimi

Pemain yang berposisi bek kanan ini tidak hanya menjadi andalan Timnas Maroko, di klubnya saat ini Paris SG (Perancis) Hakimi menjadi pemain yang berperan besar karena selain memberikan assist, untuk masalah mencetak gol Hakimi juga bisa dibilang produktif untuk seorang bek.

Gaya permainannya di deskripsikan sebagai bek sayap kanan yang cepat, dinamis dan kuat, yang secara taktik dan teknis mahir sekaligus mampu memainkan umpan panjang yang akurat dari lini pertahanan.

Baca Juga:  Ganjar Siap Selesaikan Problem Masyarakat Di Wilayahnya

Selain faktor itu, Hakimi juga pintar dalam memanfaatkan situasi saat menyerang menjadi gelandang kanan atau merangsek sampe ke kotak pinalti tim lawan untuk mencetak gol dengan ditunjang faktor fisik dan stamina yang kuat.

Salah satu talenta sepakbola Maroko ini melakukan debut berseragam timnas Maroko pada 11 Oktober 2016 dimana saat itu Hakimi masih berumur 17 tahun.

Sejak debut saat itu sampai sekarang Hakimi sudah melakoni 51 pertandingan dengan mencetak gol sebanyak 8 dan untuk assist sudah menghasilkan 7.

Menarik ditunggu kiprah Hakimi di Piala Dunia nanti, apakah ia akan bermain sangat bertahan atau ia akan bermain seperti biasanya saat memperkuat klub dimana ia sering melakukan overlapping untuk membantu serangan bahkan mencetak gol kemenangan.

Julukan: The Atlas Lions

Dikelola oleh: Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko

Didirikan: 1928

Warna: Merah, hijau, dan putih

Federasi: CAF

Pelatih kepala: Walid Regragui

Kapten: Romain Saiss

Caps terbanyak: Noureddine Naybet (115)

Pencetak gol terbanyak: Ahmed Faras (36)

Kode FIFA: MAR

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!