SMAN 4 Semarang Gelar IHT Review dan Revisi Dokumen KSP TA 2024/2025

SEMARANG [Berlianmedia] – SMA Negeri 4  Semarang sambut Tahun Ajaran baru 2024/2025 menggelar In House Training (IHT) terkait Review dan Revisi Dokumen Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang berlangsung selama dua hari di Aula utama sekolah, Jumat -Sabtu ( 28-29/6)

Kegiatan diikuti sejumlah 63 guru turut dihadiri Kepala SMAN 4 Semarang, Wiwin Sri Winarni,SS, Pengawas SMA sekaligus narasumber  Galuh Wijayanti,M.Pd, Komite SMAN 4 Semarang, Sulasi Taufik serta Waka Kurikulum SMAN 4 Semarang, Ririn Masrikhah, M.Si

Kepala SMA Negeri 4 Semarang, Wiwin Sri Winarni,SS menuturkan selama dua hari, tepatnya mulai hari ini kita akan bersama sama mereview, mengulas dan menganalisis Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) SMA Negeri 4 Semarang.Tentu saja kurikulum wajib di revisi, tidak ada yang tidak dirubah, besok semuanya akan berubah,” ucapnya

Menurut Wiwin kurikulum yang merupakan seperangkat dokumen pembelajaran yang ada di SMA Negeri 4 mestinya harus kita sesuaikan dengan tuntutan jaman, kondisi saat ini.

“Maka perlu sekali kita adakan kegiatan review terhadap KSP kita sehingga harapannya dengan kegiatan IHT ini tentu saja kita bisa memenuhi tuntutan jaman pada kondisi sekarang ini,” ujar Wiwin

Wiwin menambahkan tahun sekarang dengan tahun lalu tentu saja berbeda, siswanya berbeda, jamannya berbeda, kebijakannyapun ada beberapa yang berbeda. Maka selain untuk memenuhi tuntutan kebutuhan, kita juga memotivasi siswa sejumlah 1.118 terdiri berbagai karakter yang berbeda mestinya kebutuhannya juga berbeda, maka perlu kita akomodir dan awasi bersama,” pintanya

Baca Juga:  Pengamanan Perbatasan Diperkuat, Korem 121/ABW dan TDM Bahas Strategi Bersama di Sanggau

Tentu saja review KSP, lanjutnya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang bermuara pada tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu kita mengadakan IHT untuk mereview Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP).

“Mari kita secara bersama sama mereview KSP sehingga apa yang menjadi tujuan kita khususnya dan tujuan pendidikan nasional pada umumnya pada akhirnya akan terwujud,” ujar Wiwin.

Sementara itu Pengawas SMAN 4 Semarang, sekaligus narasumber IHT, Galuh Wijayanti, M.Pd mengatakan SMA Negeri 4 Semarang sekolah yang luar biasa, motivasi pihak sekolah terdapat pada para siswanya, ini sungguh luar biasa, juga kolaborasi diinternal sekolah berjalan sangat bagus termasuk support dari komite yang luar biasa. Ini merupakan prestasi besar

Ada satu kebutuhan dan pemaparan yang setiap saat selalu berbeda, sehingga review dan revisi KSP ini tentu bermula dari profesi bapak ibu guru serta sekolah terkait dengan kegiatan kurikulum,” ucapnya

Kami yakin sekolah juga telah melakukan evaluasi dan refleksi berdasarkan data, capaian pendidikan berdasarkan dari hasil observasi pembelajaran yang dilakukan kepala sekolah beserta timnya sehingga nanti akan teridentifikasi beberapa ketentuan dan permasalahan yang pada tahun ini akan menjadi program perbaikan sehingga pembelajaran nanti akan sesuai dengan makna kurikulum merdeka yang berpusat pada peserta didik,” ujar Galuh

Baca Juga:  SMA Negeri 4 Semararang Siap Sambut PPDB TP 2024/2025

Menurutnya hasil refleksi masing masing guru termasuk dari sekolah akan terjawab, kita perbaiki pada saat menyusun sebuah dokumen apakah lewat ATP ataupun rombel sehingga ditahun ini diharapkan layanan pembelajaran semakin terpusat pada siswa dimana capaian rapordik dan data data lulusan dan lainnya akan semakin meningkat.

“Data raportdik menjadi salah satu data untuk digunakan guru dalam menyusun modul ajar. Di raportdik ada hal yang menjadi perhatian ditahu ini ada di literasi. Diharapkan modul ajar guru akan banyak memberikan atau intervensi pada para siswa sehingga capaian literasi yang menjadi lebih baik lagi,” tuturnya

Pada kesempatan sama Waka Kurikulum SMA Negeri 4 Semarang, Ririn Masrikhah,M.Si pada sesi kedua menyampaikan Review dan revisi Kurikulim Satuan Pendidikan (KSP) berbasis data 2024 yang pada intinya kondisi Satuan Pendidikan kita tahun 2024 dibandingkan tahun 2023, Iklim Kebhinekaan SMA Negeri 4 Semarang mengalami peningkatan paling tinggi di antara indikator lain.

Baca Juga:  Akmal Faiz Ali Khadafi, Pelajar SMA 4 Semarang Calon Paskibraka Nasional 2024

Ririn menilai dari seluruh capaian tahun ini, Iklim Kebhinekaan menjadi indikator dengan pencapaian terbaik. Meski demikian, lanjutnya kemampuan literasi merupakan indikator dengan pencapaian terendah, yang salah satunya disebabkan oleh rendahnya kompetensi membaca teks informasi,” ujarnya

Salah satu contoh upaya untuk membenahi hal ini adalah melalui peningkatan kompetensi GTK dan kebijakan yang menunjang kompetensi membaca teks informai. Selain itu pada visi dan misi sekolah juga mengalami revisi, hal ini dikatakannya khususnya misi menyesuaikan keadaan setiep tahunnya yang harus disesuaikan kondisi sekarang. Ada beberapa poin yang direvisi untuk menyesuaikan keadaan sekarang,” ujar Ririn

Menurutnya selain rapordik dan visi misi SMA Negeri 4 Semarang terkait Rekomendasi harus memperhatikan diantaranya kemampuan literasi lalu refleksi dan perbaikan mengajar guru serta penugasan terhadap peserta didik.

Pada poin tahapan Penyusunan Rancangan Pembelajaran, Ririn meminta pada bapak ibu guru memahami urutan  dalam menyusun Modul Ajar mulai dari memahami Capaian Pembelajaran, merumuskan Tujuan Pembelajaran lalu Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran dari tujuan pembelajaran, merancang pembelajaran hingga menyusun modul ajar.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!