Siapkan Platform Baru Pengadaan Barang dan Jasa, LKPP Gandeng PT Telkom
JAKARTA[Berlianmedia] – Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi mengatakan pihaknya membutuhkan pengembangan sistem untuk dapat mendorong pemaksimalan e-purchasing dalam proses pengadaan barang/jasa pemerintah.
Menurutnya, sistem yang dimiliki oleh LKPP RI saat ini masih membingungkan, terlebih bagi pihak-pihak yang tidak akrab dengan tekhnologi. Untuk itu dia meminta agar sistem yang dijalankan oleh LKPP RI saat ini bisa bertranformasi untuk bisa lebih cepat, tepat, dan mudah digunakan.
“Apalagi pada awal tahun ini banyak keluhan terkaitnya lemotnya 4 sistem yang ada di LKPP sekaligus, yaitu Katalog Elektronik, SIRUP, SIKAP, dan SPSE di LPSE LKPP sendiri. Jadi saya tidak bermaksud menguliti teman-teman, nggak lo, tapi kita diskusi di sini untuk cari solusi,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi itu saat membuka kegiatan pembahasan New Platform (Platform Baru) LKPP RI di Hermitage Hotel Jakarta, Selasa (24/1).
Namun di sisi lain, Hendi pun tak memungkiri LKPP RI tidak dapat sendirian dalam membangun sistem seperti yang diinginkannya. Menurutnya, agar transformasi sistem digital LKPP RI dapat diupayakan lebih cepat diperlukan keterlibatan pihak yang telah berpengalaman dalam urusan pengembangan tekhnologi.
Untuk itu, dia bersama LKPP RI kemudian menggandeng PT Telkom Indonesia guna melahirkan platform digital baru untuk pengadaan barang/jasa di Indonesia.
“Walaupun dengan segala keterbatasan yang dimiliki sebenarnya Alhamdulillah, transaksi pada katalog elektronik yang dimiliki LKPP sudah lumayan. Tapi PR nya hari ini terus bertambah, dimana pada tahun ini kita ditargetkan untuk bisa mencapai 5 juta produk tayang, Rp500 triliun transaksi, serta 95% nya harus merupakan produk dalam negeri, lebih dalam lagi produk UMK dan Koperasi,” tutur Hendi.
Maka dari itu, lanjutnya, ini harus dibantu Telkom, yang mana pada tahun ini harapan ke arah adanya platform baru ini sudah bisa diwujudkan.
Sementara itu, Project Director GovTech Procurement-Tribe Leader PT Telkom Indonesia Rahmat Danu Andika menuturkan PT Telkom Indonesia menyambut baik kolaborasi yang digagas oleh LKPP ini.
“Kami akan mengupayakan target yang telah ditetapkan oleh Pemerintah bisa dicapai. Kita akan melakukan benchmark ke industri-industri yang serupa yang telah menyediakan platform berkelas dunia,” ujar Andika.
PT Telkom memaparkan konsep yang jika disepakati akan menjadi platform baru bagi sistem pengadaan barang/jasa di Indonesia. Dengan mengusung konsep ‘government marketplace’ nantinya platform baru tersebut akan mengintegrasikan seluruh sistem e-purchasing milik LKPP RI saat ini, ke dalam satu platform.
Tak hanya itu, platform baru tersebut nantinya juga akan terdapat fitur pembayaran dan pengiriman yang saat ini masih belum terdapat pada sistem eksisting.
“Saya harap melalui forum ini kita dapat menunjukan optimisme kita ke depan. Sehingga sekali lagi saya mengucapkan terima kasih atas keterlibatan PT. Telkom pada hari ini. Saya yakin dengan talenta-talenta yang ada di PT. Telkom saat ini bisa terwujud apa yang kita harapkan bersama,” tutur Hendi


