Kabuzen AI Gandeng Dekopinwil DKI Jakarta dan Ika Kopma Wujudkan Ketahanan Teknologi Atifificial Integence

JAKARTA [Berlianmedia]- Pemilik Lisensi Kabuzen AI Laksmana TNI Dr. Arif Badrudin mengatakan, perang modern saat ini bukan hanya soal kecanggihan senjata, tetapi juga tentang perang teknologi AI sebagai cara dan strategi inovatif, dalam merebut pasar maupun memenangkan perang.

Menurutnya, teknologi juga menjadi alat peradaban dunia dalam lembaga pendidikan untuk merubah pola pikir maupun pola bisnis tergantung dalam penggunaannya. Hal tersebut disampaikan saat menjadi pemateri dalam pelatihan teknologi IA dalam riset akademisi, peluang bisnis bagi Koperasi Mahasiswa di SMK Hang Tuah 1, Selasa (14/4).

“Perang modern itu tidak hanya bergantung pada kecanggihan senjata. Tetapi juga siapa yang memiliki teknologi AI mutakhir. Teknologi dapat membantu peradaban secara modern dengan sumber dan refrensi yang valid. AI bisa digunakan disemua bidang seperti pendidikan dan ekonomi koperasi,” tegas Kepala Staf Koarmada 1 Tanjung Pinang tersebut.

Baca Juga:  KPU Jawa Tengah Lakukan Perubahan Daftar Pemilih di Pilgub Jateng 2024

Ia menjelaskan, keunggulan Kabuzen AI memberikan data secara real time dan valid, yang disajikan dengan sumber data yang up to date. Selain itu, meskipun Kabuzen AI itu berbayar dalam bentuk top up data, tetapi harganya sangat terjangkau dan tidak hangus tanpa batas waktu, asalkan datanya masih ada.

AI merupakan satu teknologi yang sedang booming menjadi kebutuhan apapun. AI mempunyai ribuan bahkan jutaan jenis yang ada di dunia Maya. Namun perlu adanya lisensi sendiri yang perlu kita kembangkan, sebagai bentuk mendukung ketahanan teknologi AI sebagai alat bantu, dalam mendukung dunia pendidikan.

“Kami memiliki lesensi resmi Kabuzen AI ini. Kami menawarkan solusi untuk dapat menggunakan aplikasi AI Pro yang sangat ramah dengan dompet karena penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” ujarnya.

Baca Juga:  IOH Bersama Ericsson Selesaikan Integrasi Jaringan Berteknologi MOCN

Sementara itu, Sekretaris Dekopinwil DKI Jakarta sekaligus Ika Kopma, Nur Halim mengatakan, hadirnya Kabuzen AI ini akan sangat membantu mempermudah pelaporan koperasi dan membantu mahasiswa untuk mendapatkan refrensi dalam penulisan tugas dan karya ilmiah.

Selain itu, ia juga mengajak Kopma untuk menjadi reseller Kabuzen AI. Ia optimis, kedepan kobuzen AI ini akan menjadi refrensi utama bagi koperasi dan mahasiswa denga harga terjangkau.

“Bisnis ini sangat menarik. Saat ini membeli buku itu mahal. Menggunakan AI yang abal-abal itu bisa merusak tugas dan skripsi sebagai plagiat AI. Kopma harus menjadi pemain utama bisnis ini. Mahasiswa sangat membutuhkan Kabuzen AI. Hadirnya Kabuzen AI merupakan solusi bagi koperasi dan mahasiswa,” tegasnya.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!