Saatnya Serbia Sang Kuda Hitam Naik Pangkat di Piala Dunia 2022
Timnas Serbia datang ke Piala Dunia 2022 dengan kejutan besar. Mereka membekuk jawara Euro 2016 Portugal dan memastikan lolos langsung ke putaran final turnamen.
Serbia keluar sebagai juara Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa. Skuad besutan Dragan Stojkovic itu mampu mengoleksi 20 poin dari delapan pertandingan dengan enam kemenangan dan dua hasil imbang.
Kepastian Timnas Serbia lolos ke Piala Dunia 2022 didapat usai mengalahkan Portugal di pertandingan terakhir Grup A kualifikasi zona Eropa.
Gol kemenangan Timnas Serbia tercipta lewat aksi Aleksandar Mitrovic. Portugal sendiri terbobol di menit-menit akhir, tepatnya pada menit ke-90.
Tergabung di Grup G Piala Dunia 2022 bersama Brasil, Swiss dan Kamerun. Tentunya Serbia ingin lolos dari fase grup mengincar runner-up karena di atas kertas Brasil diunggulkan sebagai juara Grup, sedangkan Serbia harus bersaing dengan Swiss dan Kamerun untuk mendampingi Brasil.
The Eagles (Julukan timnas Serbia) memiliki sejarah panjang dalam partisipasi di Piala Dunia. Mulai dari saat bernama Yugoslavia, Serbia dan Montenegro, hingga kini Serbia, skuad asal Balkan ini tak kekurangan bakat-bakat istimewa. Hanya, kiprah mereka sebatas kuda hitam yang tak kunjung naik pangkat.
Skuad Serbia sendiri pada Piala Dunia 2022 Qatar ini juga termasuk ke dalam tim yang dipenuhi pemain bintang. Pasalnya, terdapat beberapa pemain mereka yang tampil gemilang bersama klub-klubnya.
Pemain-pemain tersebut yakni Dusan Vlahovic (Juventus), Luka Jovic (Fiorentina), Dusan Tadic (Ajax Amsterdam), Aleksandar Mitrovic (Fulham), Filip Kostic (Juventus) dan Sergej Milinkovic-Savic (Lazio).
Dengan bekal pemain bintang tersebut, tentunya Dragan Stojkovic tidak akan kebingungan memilih senjata andalan di skuad Timnas Serbia pada Piala Dunia 2022 nanti. Bahkan, Dragan Stojkovic juga bisa merotasi penyerangnya dengan mudah melihat banyaknya jumlah penyerang tajam di skuadnya.
Sejak dilatih oleh Dragan Stojkovic Timnas Serbia berubah menjadi sebuah tim yang menarik dengan gaya permainan yang agresif dan berani. Dalam skema permainan yang diusung oleh Stojkovic, terdapat dua pemain yang difungsikan sebagai poros permainan di timnya. Pemain itu adalah Dusan Tadic dan Sergej Milinkovic-Savic.
Dragan Stojkovic pelatih Serbia saat ini adalah mantan gelandang timnas Yugoslavia dan pernah bermain untuk klub besar seperti Red Star Balgrade hingga Marseille. Sebelum pensiun, dia memutuskan mengakhiri karier di klub Jepang, Nagoya Grampus Eight.
Penunjukkan Dragan Stojkovic sebagai pelatih timnas Serbia tepat di hari ulang tahunnya, yakni pada 3 Maret 2021. Kematangan sebagai seorang gelandang membuatnya cerdik menerapkan strategi yang jitu bagi Serbia.
Dari tiga laga terakhirnya bersama The Eagles di UEFA Nations League, Stojkovic sanggup mencatatkan hasil tak terkalahkan. Serbia ia bawa dengan dua kemenangan dan sekali imbang
Dragan Stojkovic termasuk pelatih yang memiliki satu pakem formasi dalam menjalankan tim. Di timnas Serbia, Stojkovic juga menerapkan pakem terbaiknya yakni formasi 3-5-2 dan bisa bertransformasi menjadi 3-4-1-2.
Seperti kebanyakan pelatih Eropa Timur, Serbia yang diasuh oleh Stojkovic dalam hal bermain menonjolkan kekuatan fisik dan menganut gaya direct football. Stojkovic juga tipikal pelatih yang menganut hasil akhir pertandingan dan mengesampingkan permainan indah.
Key Player (Pemain Kunci)
Sergej Milinkovic-Savic
Pemain berusia 27 tahun ini bisa dibilang sebagai motor serqangan timnas Serbia di Piala Dunia 2022, sekaligus menjadi pemain yang sangat dipercaya Dragan Stojkovic. Kariernya di Liga Italia juga sama baiknya saat membela timnas Serbia dengan kemampuan fisiknya tak perlu diragukan lagi.
Namanya bahkan disandingkan dengan Zinedine Zidane, tetapi dia menolaknya.
“Saya tersanjung, tetapi saya melihat diri saya lebih sebagai Yaya-Toure,” ujar pemain yang membawa Serbia U-20 menjadi juara Piala Dunia U-20 2015 dengan mengalahkan Brasil.
Milinkovic-Savic sudah membukukan 35 caps dan enam gol bagi Timnas Serbia sejak debut pada 10 November 2017. Sosoknya serupa dengan Luka Modric di Kroasia tetapi Milinkovic-Savic jago dalam duel satu lawan satu maupun duel udara
Gelandang tengah yang berpostur 1,91 meter, itu merupakan pemain serbabisa Serbia. Milinkovic-Savic bahkan saat ini didekati sejumlah klub besar setelah mencetak 11 gol dan 12 assist bagi Lazio musim lalu.
Selama di Lazio, sang pemain sudah mencatat 294 pertandingan dengan 58 gol dan sukses memberi gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italia.
Profil Timnas Serbia
Nama lengkap: Tim nasional sepak bola Serbia
Julukan: The Eagles
Dikendalikan oleh: Asosiasi Sepak Bola Serbia
Stadion: Rajko Mitic Stadium, Partizan Stadium
Afiliasi: FIFA, UEFA
Kode FIFA: SRB
Pelatih kepala: Dragan Stojkovic


