Peringatan Dini Cuaca Kota Semarang dan Jawa Tengah: Hujan Sedang–Lebat Berpotensi Petir dan Angin Kencang

SEMARANG [Berlianmedia]- Cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di Kota Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Senin (19/1).

Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dirilis pada pukul 10.40 WIB, wilayah Jawa Tengah diprakirakan masih berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, mulai sekitar pukul 10.50 WIB dan diperkirakan berlangsung hingga sore hari.

Wilayah yang terpantau terdampak pada fase awal, meliputi Kabupaten Kudus (Gebog), Kabupaten Jepara (Mayong, Batealit, Bangsri, Keling, Nalumsari, Kembang, Pakis Aji), Kabupaten Pekalongan (Kesesi, Kedungwuni, Buaran) serta Kabupaten Pemalang (Bodeh, Bantarbolang, Ulujami) dan sekitarnya.

Selain itu, potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang dapat meluas ke berbagai wilayah lain, antara lain Kabupaten Blora, Rembang, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Batang, Pekalongan, Pemalang, Tegal, hingga Kota Pekalongan.

Baca Juga:  UIN Walisongo Semarang Realisasikan Kerjasama Dengan IIAU

Luasnya wilayah terdampak menunjukkan, bahwa kondisi cuaca hari ini perlu disikapi dengan kewaspadaan tinggi oleh seluruh lapisan masyarakat.

Kondisi cuaca seperti ini berpotensi menimbulkan banjir lokal, genangan air, pohon tumbang, gangguan lalu lintas, serta risiko sambaran petir, terutama di wilayah padat penduduk, daerah aliran sungai dan kawasan perbukitan.

Masyarakat diimbau untuk menunda aktivitas luar ruang yang tidak mendesak, menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho, serta memastikan keselamatan keluarga dan lingkungan sekitar.

Pemerintah daerah, aparat desa, relawan kebencanaan dan masyarakat diharapkan dapat bersinergi meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk memantau kondisi sungai, saluran air serta menyebarluaskan informasi peringatan dini kepada warga.

Cuaca ekstrem bukan sekadar fenomena alam, melainkan peringatan untuk meningkatkan kesadaran dan budaya siaga bencana. Mengikuti informasi cuaca resmi dan bersikap waspada adalah langkah sederhana, namun krusial untuk mencegah jatuhnya korban dan kerugian yang lebih besar.

Mari Berbagi:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!